Pemerintah Gandeng Swasta Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah untuk Rakyat

AKURAT.CO Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, termasuk menggandeng pihak swasta melalui skema gotong royong dalam pembiayaan dan pembangunan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto menjadi dorongan utama dalam percepatan program perumahan rakyat ini.
"Barusan kami rapat bersama Bapak Presiden, dan ada dukungan luar biasa dari Bapak Presiden Prabowo untuk perumahan rakyat," ujar Ara, sapaan akrab Maruarar, di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Prabowo Dorong Kampus Terlibat Aktif dalam Perencanaan Tata Kota dan Perumahan di Daerah
Dia mengungkapkan bahwa pemerintah memprioritaskan pemanfaatan aset negara di lokasi strategis, khususnya lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti lahan di bantaran rel kereta api milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Dalam implementasi program ini, pemerintah juga menggandeng sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu komitmen datang dari PT Astra yang siap membangun 1.000 unit rumah susun.
Baca Juga: Pemerintah Akan Bedah 400 Ribu Rumah Rakyat Tahun Ini, Tersebar di Semua Kabupaten/Kota
"Kemudian, di beberapa lokasi kami juga mendapatkan dukungan dari CSR perusahaan. Misalnya dari Astra, yang sudah berkomitmen membangun 1.000 unit rumah susun," katanya.
Dalam skema tersebut, pemerintah akan menyiapkan lahan, sementara pihak swasta bertanggung jawab atas pembangunan sebelum diserahkan kepada negara. "Jadi, lahannya akan kami siapkan, kemudian yang membangun nanti Astra, dan setelah itu diserahkan kepada negara," ucapnya.
Ara menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta menjadi kunci percepatan pembangunan perumahan rakyat secara masif dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







