Gibran Kunjungi Agroeduwisata GMIT Tarus, Perkuat Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kupang

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Agroeduwisata GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor) Tarus di Desa Mata Air, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan dan mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Dalam kunjungan tersebut, dia meninjau lahan pertanian, kolam perikanan, serta fasilitas pendukung, sekaligus berdialog dengan komunitas Beta Petani Millenial yang terdiri dari Kelompok Tani Pemuda Sulamanda dan Kelompok Wanita Tani Cinta Kasih.
Menurutnya, sektor pertanian menjadi prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan kemandirian nasional.
Baca Juga: Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Lokal
"Bapak, Ibu, sekarang kan fokusnya Pak Presiden ada swasembada pangan dan swasembada energi. Jadi Pak Presiden pesan ke kita, produksi pertanian itu benar-benar ingin digenjot," kata Gibran, Senin (6/4/2026).
Dia menyatakan, pemerintah akan mengoptimalkan seluruh rantai produksi pertanian dari hulu hingga hilir, termasuk pemanfaatan teknologi modern.
"Akan kita pikirkan dari A sampai Z. Jadi masalah air, masalah benih, bibit, masalah pupuk dan juga yang paling penting peralatan modernnya. Jadi kita enggak bisa lagi pakai tenaga, alat-alat manual, nanti kerja keras kita terbuang," jelasnya.
Dia juga mencatat keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Desa Mata Air, serta meminta dukungan pemerintah daerah untuk memperkuat sarana produksi.
"Jadi nanti akan kita bantu, ya, Pak Gubernur, dengan alat-alat yang lebih modern untuk peningkatan produksi panen dan juga lebih memudahkan teman-teman ini nanti bekerja," ucapnya.
Selain itu, Wapres menekankan pentingnya peran generasi muda dalam transformasi pertanian modern. "Kita ingin pakai alat-alat modern, tapi nanti yang mengoperasikan anak-anak muda, ya. Yang saya paling senang, di sini melibatkan anak-anak muda," tambahnya.
Baca Juga: Hadiri Perayaan Paskah di Kupang, Gibran Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi
Wapres turut mengapresiasi keterkaitan hasil panen dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memberikan kepastian pasar (off-taker).
"Tadi saya lihat hasil panen sudah disuplai untuk MBG. Jadi kan untuk off-takernya sudah jelas, ya, nanti digunakan untuk MBG, termasuk yang perikanan ini disuplai juga. Jadi nanti PR kita, Pak Gubernur, ya, kita akan tambah alat-alatnya sesuai kebutuhan," jelasnya.
Sementara itu, salah satu petani Nathalie Marlinche menyampaikan kendala yang dihadapi, terutama keterbatasan air dan penggunaan alat sederhana dalam pengelolaan lahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH








