Easter Fair Bukti Nyata Sinergi Ekonomi Kreatif dan Hospitalitas

AKURAT.CO Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan Easter Fair, sebagai perayaan Paskah keluarga dengan sentuhan inovatif melalui pendekatan edukatif serta kreativitas berbasis kearifan lokal.
Wamen Ekraf, Irene Umar, mengatakan, Easter Fair tidak hanya menciptakan ruang kebersamaan bagi keluarga. Tetapi juga efektif dalam melestarikan identitas bangsa serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku kreatif di Tanah Air.
Pihaknya terus menegaskan komitmen dalam kolaborasi lintas sektor yang inklusif dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Baca Juga: Misa Paskah di Katedral Jakarta Dipadati Ribuan Umat, Seruan Jadi “Manusia Paskah” Menggema
"Di Easter Fair ini, peran kami bukan sebagai sutradara, melainkan enabler dan biro jodoh strategis. Kami mempertemukan panggung terbaik seperti The Dharmawangsa dengan para kreator bangsa. Kolaborasi ini membuktikan bahwa saat hospitalitas bertemu kreativitas, lahirlah sebuah ekosistem pengalaman yang tak terlupakan," jelas Irene, dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Ia menekankan bahwa sinergi tersebut merupakan langkah strategis yang sangat krusial untuk memperkokoh identitas bangsa di tengah pesatnya dinamika era modern saat ini.
Melalui semangat kebersamaan Paskah, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah inovasi kreatif yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai luhur, sekaligus menjadi kunci utama dalam memperkuat daya saing bangsa di masa depan.
"Inilah kekuatan ekonomi kreatif kita yang mampu mengolah warisan budaya menjadi pengalaman yang menarik, edukatif, dan memiliki nilai tambah," ujar Irene.
Baca Juga: Prabowo Ucapkan Selamat Paskah, Serukan Kedamaian di Tengah Dunia yang Bergejolak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









