27 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Teridentifikasi, Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

AKURAT.CO Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah menemukan 47 body pack dalam operasi bencana longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyatakan dari 47 body pack yang ditemukan, telah dapat teridentifikasi sebanyak 27 jenazah yang telah diserahkan kepada keluarga.
"Saya sampaikan per hari ini, jam 17.30, bahwa body pack yang kita temukan dari tim SAR gabungan jumlah ada 47 body pack dan ini sudah kita serah terimakan," kata Syafii usai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, di Gedung Parlemen, Selasa (27/1/2026).
Baca Juga: Longsor Bandung Barat, Komisi V DPR Minta BMKG Petakan Wilayah Rawan Bencana
"Di mana kalau tadi pagi informasi terakhir yang saya konfirmasi bahwa telah teridentifikasi 27 jenazah yang sudah diserahterimakan kepada keluarga," tambahnya.
Dari hasil konsolidasi bersama pemerintah daerah (pemda) dan perkembangan yang didapat data terbaru, terdapat 35 rumah dengan jumlah korban mencapai 155 jiwa. Di mana 75 korban di antaranya dapat diselamatkan.
"Waktu hari pertama pemerintah daerah memberikan informasi kepada Basarnas bahwa jumlah masyarakat yang terdampak adalah 34 kepala keluarga dan 133 warga yang terdampak. Namun dalam perkembangannya ternyata bahwa jumlah rumah yang terdampak, tersapu oleh bencana ada 35 rumah dengan jumlah korban 155. Di mana dari 155 ini, 75 dapat diselamatkan dan sisanya waktu itu dalam pencarian," jelasnya.
Dia menuturkan, per hari ini terdapat 2.000 personel yang tergabung dalam operasi SAR. Sedangkan pihaknya menurunkan 250 personil yang dibagi beberapa shift. "Kebutuhan personil dapat bertambah dengan melihat kebutuhan di lapangan," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








