Soal Kualitas Film Animasi Merah Putih One For All, Wamen Ekraf: Semua Kita Apresiasi

AKURAT.CO Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, memberi penilaian netral terhadap kualitas film animasi Merah Putih One For All yang belakangan menjadi perbincangan publik.
Irene mengatakan bahwa dirinya menghargai seluruh usaha yang dilakukan dalam membuat film Merah Putih One For All.
Namun, dia tidak memberi jawaban gamblang ketika diminta menilai kelayakan film tersebut untuk tayang di bioskop.
"Saya mencoba untuk netral. Semua kita apresiasi atas effort-nya, tapi saya ingin, saya happy karena teman-teman itu sangat kritikal. In the end of the day, yang beli tiket itu memiliki keputusan terakhir, mau di-support atau enggak," jelasnya kepada awak media di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Terkait rencana penayangan film Merah Putih One For All di bioskop pada 14 Agustus 2025, Irene menegaskan bahwa hal itu bukan keputusan pemerintah dan tidak bisa juga melakukan intervensi.
"Kan selalu ditanyakan, kenapa ini bisa masuk XXI. Kayaknya pertanyaannya bukan ke pemerintah. Itu bukan perusahaan pemerintah, itu perusahaan swasta. Jadi, proses decision making itu enggak boleh kita intervensi. Kita negara bebas. Kalau kita mengintervensi berarti kita mengintervensi usaha, bisnis. Itu boleh ditanyakan ke yang bersangkutan, kenapa bisa diterima," jelasnya.
Baca Juga: Produser Film Merah Putih One For All Bantah Dapat Dana dari Pemerintah
Irene kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak memberi dukungan apa pun terhadap proses pembuatan film Merah Putih One For All yang diproduksi oleh Perfiki Kreasindo.
"Tapi dari pemerintah, karena ada disebutkan, surat sakti dikeluarin enggak, tidak. Kemudian ada bantuan, dukungan finansial enggak, tidak. Dukungan promosi enggak, tidak. Jadi, i hope ini cukup clear," katanya.
Bahkan, menurut Irene, dirinya turut memberikan saran dan masukan saat menerima audiensi produser dan sutradara film yang dibuat dalam menyambut HUT ke-80 RI tersebut.
Baca Juga: Berapa Biaya Produksi untuk Membuat Film Animasi? Mulai dari Jumbo hingga Merah Putih One For All!
"Itu audiensi tertutup. Kalau saya ngomong biasanya apa adanya. Mungkin kurang elok kalau saya sebutkan di sini, tapi teman-teman juga tahulah. Kita (film) Jumbo saja yang bisa ditanyakan, itu (film Merah Putih One For All) juga saya kasih feedback," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 6Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 8Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver
- 10Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar







