Gibran Bagikan Traktor hingga Alat Tangkap Ikan Dukung Ketahanan Pangan di NTT

AKURAT.CO Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyerahkan bantuan 10 unit traktor tangan dan pompa air ke kelompok tani Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi pertanian di wilayah tersebut, dan memperkuat ketahanan pangan nasional dan mempercepat realisasi swasembada pangan.
Diketahui, Desa Kolisia yang memiliki potensi lahan pertanian yang subur, menjadi salah satu sentra pertanian padi di Kabupaten Sikka. Mayoritas petani di desa ini menanam varietas padi Inpari 16 yang dikenal unggul dan tahan terhadap perubahan iklim.
Baca Juga: Gus Ipul Pastikan Hubungan Prabowo-Gibran Selalu Harmonis
"Pemerintah terus berkomitmen untuk memperkuat sektor pertanian, termasuk dengan memastikan ketersediaan alat dan mesin pertanian, pupuk, dan irigasi yang memadai bagi para petani," kata Gibran, Selasa (6/5/2025).
Dengan penyerahan alat pertanian ini, diharapkan produktivitas petani lokal dapat meningkat signifikan, sekaligus mendukung upaya besar menuju kemandirian pangan di wilayah timur Indonesia, khususnya NTT.
Setelah itu, Wapres melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan meninjau Kawasan Ekonomi Perikanan Bebeng di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat.
"Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian dan kelautan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir," kata Wapres.
Salah satu nelayan bernama Gabriel Mboe, menyampaikan secara langsung kepada Wapres berbagai masalah yang dihadapi saat melaut, seperti keterbatasan fullbox, cold storage, dan es batu.
Gibran pun menyerahkan bantuan berupa 100 unit alat tangkap ikan dan fullbox kepada para nelayan. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing nelayan di Sikka, sekaligus mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Perikanan Bebeng sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan.
"Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional. Melalui bantuan ini. DIharapkan, para nelayan memiliki sarana yang memadai untuk meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan mereka," jelasnya
Menurutnya, kunjungan ini sejalan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya mencapai swasembada pangan.
Baca Juga: Wacana Pemakzulan Gibran Tak Ganggu Soliditas Pemerintahan
Penguatan sektor perikanan menjadi bagian integral dari strategi nasional, untuk mencapai kemandirian di bidang pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi maritim Indonesia.
Kunjungan ini memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah pesisir dan pulau-pulau terluar.
Selain itu, Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di NTT, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mandiri dan berdaulat.
"Pengembangan kawasan ekonomi perikanan seperti di Bebeng ini adalah langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis sumber daya lokal," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







