Kemensos Fokus Revitalisasi Rumah di Kawasan Kumuh Jadi Layak Huni

AKURAT.CO Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Salah satunya melalui program perumahan yang tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Agus Jabo saat menghadiri Rapat Koordinasi Satu Data Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP).
"Tugas dari Kemensos adalah penghapusan kemiskinan ekstrem dan pengentasan kemiskinan," ujar Agus Jabo dikutip Jumat (25/4/2025).
Baca Juga: Bedah Rumah PIK 2: Harapan Baru untuk Warga Teluknaga
Dalam rapat ini, Agus Jabo menjelaskan bahwa Kemensos pada dasarnya bukan kementerian teknis pembangunan, melainkan fokus pada penghapusan kemiskinan ekstrem.
Namun, banyaknya permintaan dari masyarakat membuat Kemensos turut terlibat dalam program renovasi rumah dan sanitasi. Sejak beberapa tahun terakhir, Kemensos telah memiliki program Rumah Layak Huni, namun kuotanya sangat terbatas.
"Jadi kita kemarin-kemarin ini punya program untuk membangun rumah layak huni, basisnya adalah rehabilitasi, tahun 2025 kuotanya 1.500. Padahal kebutuhan lebih banyak lagi," kata dia.
Dalam skema yang sedang berjalan, Kemensos lebih fokus pada pembangunan atau revitalisasi rumah di kawasan miskin. Sebab, masih banyak warga miskin yang tinggal di rumah tidak layak huni.
"Ini yang menjadi program pertama kita, yaitu melakukan pembangunan ataupun revitalisasi terhadap sanitasi-sanitasi yang belum beres di masyarakat miskin," jelasnya.
Salah satu model lain yang sedang dikerjakan Kemensos, yakni pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu.
Baca Juga: Pemerintah Naikkan Batas Maksimal Gaji MBR Beli Rumah Subsidi, Paling Tinggi Rp14 Juta
Di lokasi tersebut, Kemensos bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Baznas serta instansi terkait dalam menyediakan lahan dan membiayai pembangunan rumah warga yang kerap terdampak banjir rob.
Saat ini, progres pembangunannya telah mencapai 95 persen. Terdapat 93 unit rumah yang dibangun di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur.
Kemensos menargetkan, seluruh rangkaian program selesai maksimal pada 1 Juni 2025. Adapun total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp9,3 miliar.
Agus Jabo mengusulkan, agar sinergi serupa dilakukan di banyak titik rawan lainnya, terutama kampung-kampung nelayan di sepanjang garis pantai yang rentan terdampak bencana.
Dia menekankan, pentingnya kerja sama dengan KemenPKP dalam pembangunan rumah tidak layak huni dan rumah bagi nelayan. Namun dia juga menyoroti, bahwa peran Kemensos dalam pembangunan perumahan sebagai pendukung.
"Karena orang tahu urusan orang miskin ke Kemensos, akhirnya lari ke Kemensos semua, maka perlu urusan perumahan ini dibagi-bagi," ujarnya.
Agus Jabo menilai, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyinergikan program-program antar kementerian. Dia berharap, rumah layak huni menjadi salah satu pilar utama dalam strategi pengentasan kemiskinan ekstrem sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








