UMKM dan Kantin Sekolah Diharapkan Bisa Sinergi Sukseskan Program MBG

AKURAT.CO Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Uwais El Qoroni, berharap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat terlibat dalam keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Uwais menilai keterlibatan UMKM, khususnya kantin sekolah, dapat mempercepat perluasan penerima manfaat serta mendukung perekonomian lokal di sekitar sekolah.
Menurutnya, kerja sama antara UMKM dan kantin sekolah sangat penting agar tidak ada lagi keluhan dari pedagang yang merasa pendapatannya berkurang akibat adanya program ini.
"UMKM ataupun kantin yang ada di sekolah ke depannya perlu ada kerja sama agar tidak ada lagi kantin ataupun pedagang yang mengeluh karena pendapatannya turun sejak ada program ini," kata Uwais di gedung DPRD DKI Jakarta, ditulis Sabtu (8/2/2025).
Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipotong: Efektifkah Program Prabowo?
Melalui Program MBG, dis berharap seluruh siswa, mulai dari PAUD hingga SMA atau SMK, dapat terpenuhi kebutuhan gizi dan nutrisinya.
"Ini adalah langkah yang sangat bagus untuk memitigasi risiko kekurangan gizi dan membantu masyarakat menengah ke bawah meningkatkan gizi anak-anak," jelasnya.
Uwais juga menyatakan dukungannya, terhadap pemerataan pelaksanaan Program MBG di seluruh sekolah Jakarta. Mengingat, masih ada sekolah yang belum mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis.
"Semoga Program MBG ini cepat bisa berjalan menyeluruh karena kita tahu belum semua sekolah itu mendapatkan makanan bergizi gratis," ujarnya.
Dia pun mengingatkan, agar Program MBG tetap konsisten menjaga kualitas kandungan gizi dan menggunakan kemasan tempat makan yang ramah lingkungan, seperti stainless steel, untuk menghindari masalah sampah di masa depan.
"Evaluasi MBG kita perlu menunggu dulu, karena program ini belum berjalan menyeluruh, tapi tentunya kita harus melihat standar yang merata dari segi gizi maupun kemasan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







