‘Lapor Mas Wapres’ Terima 60 Aduan di Hari Pertama, Gibran Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga

AKURAT.CO Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru saja meluncurkan layanan pengaduan masyarakat bernama 'Lapor Mas Wapres' yang langsung mendapat respon positif dari warga.
Pada hari pertama kanal tersebut dibuka, tim Sekretariat Wakil Presiden telah menerima sebanyak 60 pengaduan dari masyarakat yang beragam.
Layanan ini diluncurkan di Gedung Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta, pada Senin (11/11/2024).
Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Wakil Presiden, Sapto Harjono, menjelaskan, Wapres Gibran meminta laporan berkala tentang aduan yang masuk untuk mempermudah proses pengambilan kebijakan.
Baca Juga: Lirik Lagu Kita Ke Sana Dinyanyikan Oleh Hindia, Viral di TikTok Memiliki Makna Tentang Kerinduan!
Meskipun Gibran tidak memantau langsung pengaduan pada hari pertama, dia memastikan untuk memeriksa laporan harian secara rutin.
'Lapor Mas Wapres' hadir sebagai kanal yang memudahkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan, aduan, hingga aspirasi kepada pemerintah.
Setiap pengaduan yang masuk akan segera diproses oleh tim Setwapres yang kemudian berkoordinasi dengan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah untuk tindak lanjut. Masyarakat yang mengajukan laporan akan diberikan nomor ID pengaduan dan dapat melacak progres penyelesaian melalui situs resmi atau kontak WhatsApp yang tersedia.
Warga dari berbagai daerah seperti Maluku dan Tangerang juga turut memanfaatkan kanal ini untuk menyampaikan masalah yang mereka hadapi, seperti sengketa lahan dan kesulitan bertemu pihak terkait di perusahaan. Masyarakat bisa memantau kemajuan aduan mereka selama 14 hari kerja, sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan.
"Lapor Mas Wapres" dibuka setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di Gedung Sekretariat Wakil Presiden, Istana Wapres, Jakarta. Dengan kanal ini, Wapres Gibran berharap dapat lebih mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, serta memberikan solusi konkret bagi berbagai permasalahan yang ada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









