Rocky Gerung: Arsjad Rasjid Korban Rekayasa Munaslub Kadin

AKURAT.CO Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, disebut sebagai korban rekayasa atas penyelenggaraan munaslub yang memilih ketum baru.
Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, sejak awal Munaslub Kadin tidak untuk melengserkan Arsjad Rasjid, tapi memang dilakukan untuk menunjuk ketua Kadin yang baru.
Menurut Rocky, melengserkan Arsjad Rasjid dengan mencari-cari kesalahannya untuk melakukan munaslub tidak dibenarkan dalam ketentuan maupun aturan Kadin.
"Tidak ada prinsip munaslub itu untuk melengserkan Arsjad, kecuali Arsjad ada melanggar undang-undang dan aturan tentang Kadin," katanya kepada wartawan, Minggu (15/9/2024).
Baca Juga: Nyanyi Bareng Bruno Mars Lagu Die With A Smile, Jennifer Coppen Nangis
Rocky berpandangan, pada dasarnya Arsjad Rasjid tidak layak untuk dilengserkan.
Oleh karenanya, pihak yang berseberangan dengan Arsjad Rasjid melakukan manuver dengan upaya agar dia layak untuk dilengserkan.
"Munaslub itu karena direkayasa untuk dilengserkan, bukan karena dia (Arsjad Rasjid) berbuat salah," ucapnya.
Menurut Rocky, Arsjad Rasjid bisa dilengserkan dengan dalih rekayasa atau kekuatan tertentu yang dimiliki oleh rivalnya, yakni Anindya Bakrie.
"Arsjad dilayakkan untuk dilengserkan dengan rekayasa, dengan uang, oleh karena itu ada munaslub. Untuk kepentingan siapa? Kepentingan dari kubu Anin," tutup Rocky.
Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi, Ganjil-Genap di Jakarta Ditiadakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







