KPU Tolak Disebut Tak Beri Akses Silon Untuk Bawaslu

AKURAT.CO KPU menolak jika disebut tak memberi akses sistem informasi pencalonan (Silon) untuk Bawaslu. KPU merasa sudah memberi akses kepada Bawaslu, sesuai dengan Pasal 93 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2023.
Komisioner KPU, Idham Holik, menganggap Bawaslu keliru melaporkan seluruh komisioner ke DKPP, dengan dalih tidak mendapat akses Silon. KPU bahkan melibatkan Bawaslu dalam menyusun PKPU Nomor 10 Tahun 2023.
"Bawaslu senantiasa diundang dan hadir," kata Idham Holik, di Jakarta, Jumat (11/8/2023).
Bawaslu memilih melaporkan KPU ke DKPP karena tidak mendapat akses Silon secara menyeluruh. Bawaslu hanya disediakan waktu 15 menit untuk mengawasi persyaratan calon melalui Silon. Artinya, pengawasan yang dilakukan Bawaslu tidak bisa optimal.
Menurut Idham, KPU juga bersurat dengan Bawaslu pada 18 Juli 2023, yang menegaskan KPU siap melayani pengawasan Bawaslu selama 24 jam. Artinya KPU memberi ruang kepada Bawaslu untuk menindaklanjuti informasi awal dugaan pelanggaran terhadap dokumen persyaratan bakal calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.
"(KPU) memberikan hak pengawasan tahapan verifikasi administrasi Bacaleg," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik




