Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, RS Polri Buka Dua Posko Tangani Korban

AKURAT.CO, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, membuka dua posko guna menangani para korban kebakaran depo milik Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara.
"Kami membuka dua posko bagi korban kebakaran Depo Plumpang," ujar Kepala RS Polri, Brigjen Pol Hariyanto kepada wartawan, Sabtu (4/3/2023).
Hariyanto menjelaskan dua posko tersebut terdiri dari satu posko mortem yang difungsikan sebagai pendataan, dan satu posko antemortem yang digunakan untuk menampung berbagai informasi yang disampaikan keluarga korban.
"Ya jadi kami sudah menyiapkan yang pertama posko pos mortem untuk pendataan. Kemudian yang kedua posko antemortem yang digunakan untuk bisa menyampaikan sesuatu yang berhubungan dengan keluarga," jelasnya.
Hariyanto berharap untuk masyarakat yang merasa kehilangan saudaranya segera mendatangi RS Polri untuk didata.
"Ini kan kecelakaan atau musibah di malam hari, jadi otomatis untuk para korban ini kemungkinan identitasnya itu tidak terbawa. Sehingga diperlukan masukan dari pihak keluarganya," tuturnya.
Update korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Depo milik Pertamina di Plumpang terbakar pada Jumat malam, pukul 20.11 WIB, 3 Maret 2023. Api yang sejauh ini disebut bersumber dari pipa bensin membumbung tinggi hingga menyebabkan rumah-rumah warga di sekitar Jalan Tanah Merah Bawah RT 12 RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, ikut dilahap si jago merah.
Posko kebakaran Depo Pertamina Plumpang di PMI Jakarta Utara mencatat data terbaru korban tewas sebanyak 15 orang, 8 orang dilaporkan hilang, 49 luka berat dan 2 orang luka sedang. Data tersebut diperbarui per pukul 08.35 WIB.
Sementara itu, BPBD DKI mencatat sebanyak 1.085 warga mengungsi akibat kebakaran depo Pertamina Plumpang.
"Lokasi pengungsian tersebar di delapan titik," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pelaksana BPBD DKI Muhammad Ridwan, Sabtu (4/3/2023).
Sebaran lokasi pengungsian berdasarkan data sementara yakni di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara sebanyak 132 jiwa, Masjid As Sholihin 63, Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan 79, Gedung Golkar Walang 258.
Kemudian Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja dan Energi Jakarta Utara 74, Masjid Al Muhajirin 60, Masjid Al Kuroma 63 dan RPTRA Rasella sebanyak 356 jiwa.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina

