Komisi IX DPR RI Usul Pembentukan Panja Penyebab Gagal Ginjal Akut

AKURAT.CO, Komisi IX DPR RI mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) untuk memperdalam penyebab gagal ginjal akut yang telah menyebabkan 178 anak meninggal dunia dan 325 kasus gagal ginjal akut per 1 November 2022.
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Asmara menjadi salah satu anggota Komisi IX DPR RI yang mengusulkan pembentukan Panja saat mengikuti Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah,Sekjen Gabungan Perusahaan Farmasi Andreas Bayu Aji, hingga Direktur Eksekutif IPMG Inge Kusuma.
Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IX DPR Felly Estelita di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (2/11/2022).
Politisi Fraksi Partai Golkar itu melihat adanya ketidaksepahaman antara Menkes Budi Gunadi dengan Kepala BPOM Penny Lukito mengenai penyebab gagal ginjal akut.
"Kalau saya melihat sejak awal, statement-nya Pak Menteri ini seolah-olah sudah menyatakan bahwa EG, DEG lah yang menjadi penyebab. Sementara BPOM bilang belum ada bukti yang sahih, bukti yang akurat bisa diukur bahwa ini penyebabnya,” ucap Dewi Asmara.
Menurut Waketum Depinas SOKSI, perbedaan pandangan yang sudah disampaikan Menkes dan Kepala BPOM tersebut justru akan membuat gaduh masyarakat. Karena itu, sebaiknya pemerintah segera menemukan apa penyebab pasti penyakit gagal ginjal akut tersebut.
“Kalau memang belum ditemukan, temukan. Temukan, jangan praduga, yang namanya obat-obatan itu enggak boleh diduga-duga, harus yakin,” tegas Legislator Dapil Jawa Barat IV tersebut.
Dewi Asmara pertanyakan terkait pernyataan BPOM bahwa perusahaan perusahaan tersebut sudah berada di daftar merah BPOM, maka seharusnya perusahaan yang diawasi dengan ketat tidak melakukan pelanggaran.
"Apakah kurang pengawasan dari BPOM? Untuk obat obat yang sudah ada hanya di keluarkan sekali, contoh ada satu merk tertentu untuk obat anak yang dari dulu sudah kita gunakan mendadak sekarang jadi tidak aman dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat, apakah yang sudah punya izin edar di lakukan pengawasan berkala, supaya kita sebagai masyarakat benar benar aman?" Dewi Asmara minta penjelasan.
Menkes Budi Gunadi mengklaim kasus gagal ginjal akut sudah mengalami penurunan drastis. Penurunan itu disebabkan beberapa fakor, mulai dari pelarangan obat sirup mengandung cairan etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol butil ether (EGBE) hingga mendatangkan antidotum atau obat penawar berupa Fomipizole yang diimpor dari luar negeri.
"Terjadi penurunan kematian yang sangat drastis setelah adanya obat dari Tomipizole ini," kata Budi dalam paparannya di rapat kerja di Komisi IX DPR RI Jakarta, Rabu (2/11/2022).
Hasil pertemuan ini, Komisi IX DPR RI sepakat untuk membentuk panitia kerja (panja) untuk mengusut Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak (GGAPA).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi



