Ketua DPR RI: Pemerintah Harus Memastikan Kesiapan Infrastruktur Siaga Bencana
AKURAT.CO, Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan Pemerintah untuk selalu siap menghadapi bencana alam yang masih mengancam sebagian besar wilayah di Indonesia. Sebab, cuaca ekstrim yang terjadi di sejumlah daerah di tanah air menyebabkan banyak bencana alam.
“Pemerintah harus memastikan kesiapan infrastruktur siaga bencana, termasuk SDM (sumber daya manusia) dari seluruh pihak terkait agar dapat memberikan penyelamatan yang cepat untuk masyarakat,” kata Puan dalam keterangan tertulisanya, Sabtu (22/10/2022).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat cuaca ekstrim yang terjadi selama tiga pekan terakhir telah mengakibatkan terjadinya 227 bencana yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor. Setidaknya 33 warga meninggal dunia dan beberapa orang hilang akibat bencana alam tersebut. Sejumlah warga dilaporkan menderita penyakit usai menjadi korban banjir.
Kondisi cuaca ekstrim tersebut pun diperkirakan masih akan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia dalam 3 bulan ke depan. Oleh karenanya, Puan menegaskan bahwa ancaman bencana alam tersebut harus diantisipasi sebaik mungkin.
Puan mengingatkan Pemda (Pemerintah daerah) yang wilayahnya termasuk daerah rawan bencana agar meningkatkan mitigasi. Khususnya daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang tidak mudah. Dengan kata lain Satgas (satuan tugas) penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana harus selalu siap sedia. Pos siaga bencana pun harus dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat.
“Selain pemenuhan bantuan makanan, tim medis harus diturunkan untuk rutin memeriksa kesehatan korban bencana. Ini penting dilakukan agar korban maupun pengungsi tidak terserang penyakit,” ungkap Puan.
Ditambahkan Puan, beberapa daerah memang telah memberlakukan status siaga darurat bencana. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan persiapan alat berat, sarana penyelamatan, hingga kebutuhan korban bencana seperti tempat pengungsian dan logistik.
Tidak hanya itu, Ketua DPR RI perempuan pertama di Indonesia ini juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan adanya potensi cuaca ekstrem. Selain itu, warga diminta proaktif menyelamatkan diri apabila di wilayahnya mengalami tanda-tanda bencana.
“Perhatikan selalu peringatan cuaca dari BMKG (Badan Meterologi klimatologi dan geofisika). Setiap anggota keluarga harus siaga terhadap kondisi di lingkungan rumahnya masing-masing. Dengan kesiapsiagaan, kita berharap dapat mengantisipasi jatuhnya korban manakala bencana alam terjadi,” pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi



