Legislator Golkar Minta Polisi Usut Kepemilikan Senjata Penembak Petugas Dishub di Makassar

AKURAT.CO, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Andi Rio Idris Padjalangi meminta aparat kepolisian mengusut kepemilikan dan perizinan senjata pelaku penembakan yang menewaskan pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
“Warga sipil tidak boleh memiliki senjata api tanpa izin dari pihak yang berwenang, kepolisian harus mengusut izin dan asal usul senjata api tersebut,” kata Andi Rio dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/4/2022).
Dia meminta kepolisian mengungkap secara transparan apakah senjata api yang dipergunakan terduga pelaku merupakan standar kepolisian dan TNI atau nonorganik yang bukan standar TNI dan Polri.
Langkah itu, menurut dia, perlu dilakukan agar jangan sampai aksi “koboi” jalanan semakin merebak dan banyak masyarakat yang khawatir.
Andi Rio menjelaskan kepemilikan senjata api tidak mudah dan harus melewati berbagai proses tes secara psikologis, kesehatan, dan pelatihan menembak atau sertifikasi.
Menurut dia, kepemilikan senjata api bukan untuk arogansi atau melakukan aksi kejahatan, bahkan menghilangkan nyawa seseorang sehingga hal itu tidak dibenarkan.
“Kepemilikan izin senjata api sudah ditentukan oleh Peraturan Kapolri, siapa saja yang boleh memiliki senjata api untuk olahraga dan bela diri “ katanya.
Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, merilis secara lengkap pengungkapan serta pekerjaan eksekutor penembak yang menewaskan petugas Dinas Perhubungan Kota Makassar Najamuddin Sewang di Jalan Danau Tanjung Bunga, Minggu (3/4/2022).
“Perkara atau kasus penembakan yang terjadi pada tanggal 3 April 2022 sudah berhasil diungkap dan kita tangkap pelakunya. Untuk tersangka kami beri inisial S, MIA, AKM, dan A," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto, Minggu (17/4/2022).
Budhi mengatakan peran masing-masing tersangka ada yang menjadi eksekutor, menggambar, dan otak pelaku penembakan.
"AKM sebagai eksekutor dan otaknya MIA adalah pejabat daripada Pemerintah Kota Makassar. Untuk jenis senjata adalah revolver," bebernya.
Kapolrestabes Makassar menjelaskan, bahwa korban ditembak saat mengendarai sepeda motor dan pelaku penembakan juga mengendarai sepeda motor.
"Penembak ini posisi berkendara roda dua. Ada motif pembayaran untuk penembaknya," jelasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya



