Wamenkes Dante: Vaksinasi Sasar 26 Juta Anak SD, Kick Off di 115 Kabupaten dan Kota

AKURAT.CO Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono mengatakan, program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun hari ini, Selasa (14/12/2021) berjalan serentak di 19 provinsi dan 115 kabupaten/kota di Indonesia. Vaksinasi bagi anak SD di 19 provinsi itu diberikan setelah memenuhi syarat yakni vaksinasi Lansia telah mencapai 70 persen.
"Untuk anak-anak mulai dilakukan penyuntikan hari ini di 115 kabupaten/kota di 19 provinsi dengan kriteria bahwa kota dan kabupaten tersebut sudah mencapai 70 persen untuk vaksinasi Lansia. Dari kriteria tersebut, vaksinasi anak-anak bisa dimulai," katanya saat meninjau kegiatan vaksinasi di SDN 03 Cempaka Putih Timur, Selasa (4/12/2021).
Dia mengungkapkan, vaksinasi bagi anak SD itu menggunakan vaksin Sinovac dan menyasar 26.7 juta anak Indonesia. Dengan jumlah itu, kebutuhan vaksin untuk pentuntikan terhadap anak SD di seluruh Indonesia mencapai lebih dari 60 juta dosis vaksin. Dia mengakui bahwa untuk ketersediaan vaksin, pemerintah akan terus berupaya memenuhi target itu.
"Dari data yang sudah kita rekap secara nasional bahwa kebutuhan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun kira-kira ada 26,7 juta anak. Jadi kalau 2 kali vaksinasi, jadi 58 juta dosis. Ditambah anak-anak yang usianya menginjak ke-12 kira-kira ada 9 juta dosis. Ini sudah kita antisipasi dan siapkan. Sekarang sudah tersedia 6,4 jt dosis vaksin," katanya.
Dia berharap, program vaksinasi yang menyasar anak usia SD tersebut akan menumbuhkan kekebalan tubuh yang lebih baik bagi anak Indonesia. Sehingga mereka luput dari lalaran virus COVID-19 yang menghantui dunia saat ini.
"Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini, maka anak-anak bisa lebih sehat, lebih terjamin dari paparan infeksi COVID-19 ketika mereka mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah secara langsung," katanya.
Dia mengatakan, kegiatan vaksinasi akan terus bergulir selama beberapa bulan ke depan bagi anak SD. Sehingga target tercapainya kekebalan komunal masyarakat Indonesia bisa tercapai. Pemerintah, kata dia, tidak lagi menjadikan herd imunity sebagai prioritas.
Kegiatan vaksinasi ini akan terus berjalan dan mudah-mudahan selesai beberapa bulan ini. Target untuk seluruh nusantara bisa tercapai secepatnya sehingga kita bisa mendapatkan herd population. Target kita bukan herd immunnity lagi, tapi herd population mencapai 70 persen," ujarnya.
Menurut dia, target presiden yang menginginkan agar 70 persen populaai Indonesia sudah divaksin pada akhir tahun ini sejatinya telah tercapai. Bahkan, kini vaksinasi kepada masyarakat Indonesia telah mencapai 70.4 persen.
"Kemudian untuk beberapa tahun mendatang kita akan melakukan akselerasi sehingga vaksinasi bisa mencapai target bersama. Mudah-mudahan kick off vaksinasi anak yang kita laksanakan hari ini di beberapa kota bisa berjalan secara sinergis secata kontinyu dan bisa berlangsung lebih cepat dengan dibantu semua pihak," katanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik




