Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Ini 5 Fakta Dekan FISIP UNRI

AKURAT.CO Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI), Syafri Harto menjadi perbincangan warganet dalam beberapa hari terakhir. Pasalnya, dekan FISIP tersebut diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi Hubungan Internasional (HI) FISIP UNRI. Korban pun telah melakukan sejumlah pengakuan.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait sosok Syafri Harto.
1. Dekan sejak tahun 2014 silam
Safri Harto dikenal sebagai salah satu pengajar di lingkungan Universitas Riau. Ia juga telah ditunjuk sebagai dekan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau sejak tahun 2014 silam untuk menjalankan posisi dekan pada periode tahun 2014-2018.
2. Masih jadi dekan sebagai lektor kepala
Pria kelahiran 13 September 1967 ini masih menjabat sebagai dekan FISIP UNRI dengan jabatan fungsional sebagai Lektor Kepala. Sedangkan pangkatnya adalah Pembina Tingkat I/IV-b.
3. Alumni UNRI
Meski menyandang posisi sebagai dekan, Safri Harto juga masih mengajar jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Hal ini tak mengherankan, mengingat, pria kelahiran Indragiri Hulu ini menyelesaikan semua jenjang studinya di UNRI mulai dari jenjang Sarjana lulus tahun 1998, Magister lulus tahun 2007, dan Doktor lulus tahun 2018 lalu.
4. Diduga lakukan pelecehan seksual
Pada Oktober 2021 lalu, seorang mahasiswi jurusan Hubungan Internasional mengaku telah mengalami pelecehan seksual dari dekan FISIP UNRI yaitu Syafri Harto. Namun, dalam pengakuan berbentuk video tersebut, identitias korban belum diketahui. Sedangkan pelecehan seksual tersebut dilakukan oleh pelaku ketika korban sedang melakukan bimbingan skripsi.
5. Pelecehan dan kekerasan seksual
Dalam pengakuan tersebut, ketika itu korban berada dalam satu ruangan yang berisi hanya dirinya dan Syafri Harto. Dalam pertemuan tersebut, sang korban mengaku bahwa pelaku menanyakan sejumlah hal yang bersifat pribadi. Bahkan, ketika korban hendak berpamitan dan menyalami pelaku, tiba-tiba pelaku langsung menggenggam bahu korban dan mendekatkan badannya ke korban. Bahkan, korban mengaku telah dicium di bagian pipi sebelah kiri oleh pelaku.
Dalam video berdurasi 13 menit 26 detik tersebut, korban juga mengungkapkan bahwa ia tidak mendapat dukungan dari dosen HI atau pengajarnya. Bahkan, ia mendapatkan intimidasi dari dosen yang diadukannya. []
foto: kekerasan seksual unri
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 7Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN
- 10Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan




