Ferdinand Tanggapi Din Syamsuddin Soal Teror: Saya Duga Cuma Playing Victim Saja

AKURAT.CO, Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean komentari terkait adanya upaya pihak tertentu yang mengintimidasi inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Prof Din Syamsuddin dan tokoh-tokoh gerakan lainnya.
Ferdinand merasa itu hanya playing victim dan ia pun tidak yakin dengan adanya pihak yang mencoba mengintimidasi Din maupun tokoh KAMI.
"Din Syamsuddin mengaku ada yang intimidasi dirinya atas rencana pembacaan Maklumat KAMI. Saya duga ini cuma playing victim saja untuk menaikkan grade pergerakan KAMI dari kelas lucu-lucuan jadi kelas serius," tulis @FersinandHaean3 di Twitter yang dikutip AKURAT.CO, Minggu (16/8/2020).
"Kalau benar, silahkan tunjukkan ke publik buktinya, kita cari orangnya sama-sama," kata dia.
Sebelumnya, Din Syamsuddin dalam konferensi pers KAMI di Jakarta, mengatakan setelah pra deklarasi pada 2 Agustus 2020 lalu, sudah ada kejadian yang tak diduga. Namun, Din mengaku pihaknya hanya tertawa saja, dan tidak punya waktu untuk menanggapinya.
"Ya kami sesalkan sudah terbukti terlaporkan kepada kami sudah ada mulai operasi-operasi yang mengintimidasi, mengancam, termasuk deklarator bahkan pihak-pihak tertentu untuk menghalang-halangi," kata Din Syamsuddin.
"Hentikan intimidasi itu, ada yang datang ke tokoh ormas Islam bertanya tentang saya ada yang datang menghalangi jangan hadir, ada acara tandingan ini bentuk-bentuk kediktatoran bentuk tirani, bagi kami siap menghadapinya," sambungnya, dilansir dari gelora.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan


