Ingrid Kansil: Semoga Pemerintah Segera Membuat Kebijakan Relaksasi SPP

AKURAT.CO, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ingrid Kansil harap pemerintah segera membuat kebijakan relaksasi sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).
Pernyataan itu disampaikan Ingrid setelah membaca berita tentang adanya siswa yang tidak diperkenankan mengikuti ujian kenaikan kelas atau ujian akhir semester (UAS) karena belum membayar SPP.
"Semoga Pemerintah segera membuat kebijakan Relaksasi SPP Agar orang tua tidak terbebani Dan Anak tetap bisa mengakses Pendidikan di Tengah pandemik ini," kicau Ingrid menggunakan akun Twitter @ingrid_kansil, Senin (8/6/2020).
sebelum itu, Ingrid pernah mendesak pihak sekolah memangkas SPP selama pandemi Covid-19 berlangsung.
"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar segera membuat kebijakan terkait potongan biaya SPP bagi institusi pendidikan selama masa pandemi ini berlangsung," katanya.
Ingrid mengatakan, kalau pemerintah menerapkan kebijakan tersebut maka rakyat akan sedikit terbantu. Oleh karena itu, dia sangat berharap usulannya dapat menjadi pertimbangan.
“Jika kebijakan tersebut diberlakukan, rakyat akan sedikit terbantu dan tidak terbebani, mengingat sistem pendidikan dari rumah dirasa kurang efektif bagi anak-anak. Khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendampingan serta perhatian penuh dalam proses pembelajaran di rumah,” katanya.[]
Semoga Pemerintah segera membuat kebijakan Relaksasi SPP Agar orang tua tidak terbebani Dan Anak tetap bisa mengakses Pendidikan di Tengah pandemik ini https://t.co/dMj8E5I6gw
— Ingrid Kansil (@ingrid_kansil) June 8, 2020
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



