Akurat Logo

Cegah Covid-19, Para Milenial Jangan Dulu Hang Out, Nggak Penting Sosialisasi yang Nggak Penting, di Rumah Saja Dulu

Khaerul S | 23 Maret 2020, 16:04 WIB
Cegah Covid-19, Para Milenial Jangan Dulu Hang Out, Nggak Penting Sosialisasi yang Nggak Penting, di Rumah Saja Dulu

AKURAT.CO, Milenial memiliki peran besar dalam mencegah dan melakukan kesiapsiagaan menghadapi Covid – 19. Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Adamas Belva Syah Devara, menyampaikan pesan tersebut dalam telekonferensi, Senin (23/3/2020), di Graha BNPB, Jakarta Timur, hari ini.

Adamas meyakinkan di hadapan milenial bahwa virus corona tidak menyebar dengan sendirinya. Setiap orang bisa menjadi penyebar virus dengan kode SAR-CoV2 ini. Kesadaran terhadap penyebar potensial perlu mendapatkan perhatian bersama.

“Kita harus mulai dari kita sendiri. Kita tidak sedang berperang dengan cepat, tapi kita berperang dengan diri sendiri. Ya, itulah kenapa saya di sini untuk menyadarkan kita semua, ya anak muda ini supaya lebih aware, kalau kita ini sebenarnya adalah kunci juga untuk menghentikan penyebaran virus ini,” kata  pendiri Ruang Guru.

“Jaga jarak, di rumah saja dulu,” Adamas menambahkan.

Saat menuju ke Graha BNPB atas undangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19, ia melihat jalanan masih ramai. Masih banyak orang yang berada di luar rumah.

“Jangan dulu hang out. Tidak penting sosialisasi yang tidak penting. Di rumah saja dulu. Karena generasi milenial ini adalah generasi penerus virus terbesar,” kata Adamas.

Menurutnya generasi milenial berpotensi sebagai generasi penular terbesar. Melihat data di Korea Selatan, ratusan ribu orang yang melakukan tes terdapat 25.000 hingga 300.000 orang. Hasil tes tersebut menunjukkan 30 persen kasus positif pada orang dengan usia 20 hingga 29 tahun.

“Ini tiga kali lebih besar daripada grup selanjutnya atau age group selanjutnya, 30 – 39 (tahun) dan dua kali lebih besar daripada age group 40-49 (tahun). Jadi mayoritas itu sebenarnya yang sakit itu anak muda,” kata Adamas.

 Juru Bicara Gugus Tugas Achmad Yurianto mengingatkan pada Sabtu lalu bahwa data Kementerian Kesehatan dan data global menunjukkan bahwa kelompok usia muda memiliki daya tahan lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berusia lanjut.

Ia menegaskan bahwa bukan berarti kelompok yang usia muda ini tidak bisa terkena. Bisa terkena dan tanpa gejala inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran ke orang lain karena mereka terkena tanpa gejala dan kemudian tidak melakukan isolasi diri.

Adamas mengajak para milenial untuk memperhatikan konten seputar Covid – 19 melalu media sosial. Ia mengimbau untuk cermat dalam memperhatikan sumber konten sebelum membagikan konten kepada orang lain.

“Tolong jaga informasi, jangan malah menyebarkan hoaks. Dan, jika ada informasi yang baik, tolong sebarkan. Jangan stop di anda,” kata Adamas. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A