Pemkot Depok Janji Bebaskan SPP dan Biaya Masuk SMP Swasta

AKURAT.CO, Dinas Pendidikan Kota Depok berjanji akan membebaskan biaya masuk dan SPP di Sekolah Swasta bagi pendaftar jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM). Meskipun banyak orang tua siswa yang tidak percaya.
Ketua MKKS SMP Swasta Kota Depok Nina Herlina mengatakan, keraguan orangtua atas pembebasan biaya di SMP swasta layaknya SMPN karena kesepakatan itu merupakan hal baru. Terlebih saat diumumkan oleh Kepala SMPN, banyak orangtua yang lebih fokus menunggu pengumuman hasil seleksi.
"Waktu pengunguman itu sudah dikasih tahu tentang pembebasan biaya SPP dan uang pangkal di SMP swasta untuk murid tidak mampu. Tapi sampai sekarang masih ada orangtua yang belum tahu. Mungkin karena terlalu fokus menunggu hasil pengumuman," kata Nina saat dikonfirmasi AKURAT.CO, Kamis (12/7).
Selain itu masih banyak orangtua murid yang belum percaya tentang pembebasan biaya. Sebab bagi mereka pembebasan biaya tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan khawatir kalau hal itu hanya sekedar janji.
"Masih banyak orangtua murid yang belum percaya kalau biaya murid tidak mampu dibebaskan oleh pemerintah. Mereka takut kalau itu bohong," tuturnya.
Menanggapi keraguan itu, Nina menuturkan kalau SMPN di Depok tidak mampu menampung 3.800 pendaftar jalur EKTM.
Sehingga Pemkot Depok dan SMP swasta di Depok bekerja sama untuk menampung limpahan siswa tidak mampu yang ditolak SMPN.
Selain itu SMP swasta diberikan bantuan operasional sekolah (BOS) yang didapat dari anggaran pemerintah.
"Makanya beban Pemkot ini ditanggung juga sama swasta, jadi jangan semua siswa tidak mampu di Negeri. Karena kan swasta juga mendapat BOS dari APBN, dan APBD. Apalagi jumlah sekolah swasta besar, ada 196 SMP swasta," lanjutnya.
Sebelumnya 60 orang tua murid pendaftar jalur EKTM yang ditolak SMPN mendatangi Balai Kota Depok. Mereka melakukan aksi protes karena merasa kuota yang disediakan Pemkot Depok tidak dapat menampung pendaftar EKTM. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



