Gibran Tinjau Persiapan Imlek di Sam Poo Kong Semarang, Tekankan Pentingnya Harmoni Kebangsaan

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung persiapan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah, dalam menjaga persatuan serta merawat harmoni di tengah keberagaman bangsa.
Dalam kunjungan tersebut, dia memastikan kesiapan teknis rangkaian perayaan, mulai dari penataan kawasan, persiapan lampion, hingga kesiapan area utama perayaan.
Dia juga menyaksikan secara langsung pertunjukan singkat barongsai yang menjadi atraksi khas Imlek, simbol semangat dan keberuntungan dalam tradisi Tionghoa.
Baca Juga: Download 15 Link Twibbon Imlek 2026 Tahun Kuda Api HD Gratis untuk Media Sosial
Sementara itu, Pengelola Yayasan Klenteng Agung Sam Poo Kong, Mulyadi, mengatakan bahwa kehadiran Wapres membawa pesan penting mengenai pentingnya merawat harmoni di tengah keberagaman bangsa.
"Pesan beliau adalah tetap dijaga hal-hal seperti ini, karena Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, berbagai macam bahasa, tapi semua bisa bersama-sama merayakan kebudayaannya masing-masing dan bisa saling mensupport (mendukung). Itu pesan dari beliau yang juga diaminin oleh Bapak Gubernur Jawa Tengah dan Ibu Wali Kota," ungkap Mulyadi, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Libur Imlek 2026, Jasa Marga Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Lintasi Tol Jabotabek
Dia menambahkan, Wapres turut mengapresiasi kesiapan perayaan yang telah dilakukan pengelola, termasuk pelestarian nilai sejarah kawasan tersebut. "Mas Wapres juga mengapresiasi bahwa kita mempersiapkan dan Mas Wapres lihat sendiri bagaimana banyaknya lampion yang kita siapkan, Kemudian cagar budayanya," imbuhnya.
Sebagai salah satu ikon wisata religi dan budaya di Kota Semarang, Klenteng Sam Poo Kong tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga representasi akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara yang telah mengakar kuat dalam sejarah Indonesia.
Mulyadi pun menyampaikan harapan agar momentum ini turut mendorong pemulihan sektor pariwisata yang sempat terdampak dalam beberapa waktu terakhir. Kunjungan ini mencerminkan dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya sebagai ruang perjumpaan lintas identitas, sekaligus penguatan sektor pariwisata berbasis budaya di berbagai daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








