DMI Serukan Qunut Nazilah dan Jaga Persatuan Bangsa di Tengah Situasi Politik

AKURAT.CO Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) mengeluarkan seruan resmi kepada seluruh pengurus masjid dan umat Islam di tanah air untuk menjaga persatuan serta meningkatkan doa bagi keselamatan bangsa.
Seruan itu tertuang dalam surat bernomor 174.C/III/SE/PP-DMI/VIII/2025, yang ditandatangani Ketua Umum PP DMI, Jusuf Kalla.
Dalam surat tersebut, PP DMI mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk pengurus DMI, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), takmir, dan para penggiat masjid, untuk merespons dinamika sosial-politik belakangan ini dengan sikap yang tenang, penuh persaudaraan, dan menjauhi perpecahan.
“Menyikapi dinamika sosial politik di tanah air akhir-akhir ini, Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) menyerukan dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan,” tulis Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla dalam seruan tersebut, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: Menko Polkam Tanggapi 17+8 Tuntutan Rakyat: Pemerintah Hargai Aspirasi Publik
Selain itu, PP DMI juga mendorong umat Islam agar memperkuat ukhuwah islamiyah, meningkatkan kewaspadaan, serta melaksanakan qunut nazilah dalam shalat Subuh dan Jumat. Qunut nazilah menjadi wujud doa bersama agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan, kekerasan, dan ketidakstabilan.
“Demi terwujudnya ketertiban, keamanan, kedamaian masyarakat, serta keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan perlindungan, bimbingan, dan ma’unah-Nya,” lanjut Jusuf Kalla.
Seruan ini diharapkan dapat menjadi pegangan moral bagi umat Islam untuk terus menjaga suasana kondusif, menjauhi provokasi, serta mengedepankan nilai persaudaraan di tengah situasi sosial-politik yang memanas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









