Intip Sosok Dwi Hartono yang Jadi Otak Pembunuhan Kepala Cabang BRI, Pengusaha dan Motivator Pendiri Guruku.com

AKURAT.CO Dwi Hartono, seorang pengusaha dan motivator yang dikenal sebagai pendiri Guruku.com, menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai otak kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta.
Berita ini mengejutkan banyak pihak, mengingat citra positif yang selama ini melekat pada dirinya.
Sehubungan dengan itu, berikut profil Dwi Hartono yang jadi otak pembunuhan Kepala Cabang BRI, Mohamad Ilham Pradipta.
Profil Dwi Hartono
Dwi Hartono, pria kelahiran Lahat, Sumatera Selatan, dikenal sebagai seorang motivator bisnis, pengusaha, sekaligus YouTuber.
Ia adalah pendiri Guruku.com dan aktif berbagi tips bisnis serta inspirasi melalui akun Instagram, TikTok, dan YouTube dengan nama "Klan Hartono".
Hartono juga dikenal sebagai investor properti dan berhasil menjadi miliarder sebelum usia 30 tahun.
Sejak 2014, ia mengembangkan bisnis di bidang pendidikan, properti di Jakarta, perkebunan, trading, dan teknologi digital.
Bahkan, sejak duduk di bangku kuliah pada tahun 2006, Dwi Hartono telah memulai usaha kecil-kecilan seperti warung internet, persewaan PS2, hingga warteg.
Unggahan terakhir Dwi Hartono di Instagram, akun @klanhartono, menjadi salah satu hal yang memantik kemarahan warganet.
Dalam video tersebut, Dwi terlihat asyik bermain biliar bersama beberapa orang, dan publik menyoroti sosok pria berkacamata yang diduga terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan tersebut.
Sejak penetapan tersangka diumumkan, kolom komentar di akun media sosial Dwi Hartono dibanjiri hujatan, dengan banyak warganet menyematkan label "pembunuh" dan "motivator gagal" padanya.
Keterlibatan dalam Kasus Penculikan dan Pembunuhan
Nama Dwi Hartono mendadak menjadi perhatian setelah ia ditetapkan sebagai otak pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Dwi Hartono termasuk dalam delapan tersangka yang ditetapkan oleh Polda Metro Jaya.
Penangkapan Dwi Hartono dilakukan bersama dua rekannya, YJ dan AA, di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu malam (23/8/2025) tanpa perlawanan.
Selain itu, satu pelaku lain berinisial C diamankan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Minggu sore (24/8/2025).
Sebelumnya, empat pelaku penculikan berinisial AT, RS, RAH, dan RW juga telah diamankan oleh polisi.
Kronologi Singkat Kasus
Kasus ini berawal dari viralnya video penculikan korban di parkiran sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025).
Sehari setelah penculikan, jasad korban ditemukan di area persawahan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kondisi mata dan kaki terlilit lakban.
Setelah penyelidikan intensif, polisi berhasil mengungkap Dwi Hartono sebagai dalang di balik kejahatan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK





