Indowater, Indowaste, Indorenergy dan IISMEX 2025 Jadi Solusi Pengelolaan Air dan Sampah Berkelanjutan

AKURAT.CO PT Napindo Media Ashatama berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga, untuk menyelenggarakan pameran Indowater, Indowaste and Recycling, Indorenergy and Electric, Indonesia International Smart City 2025 Expo dan Forum.
Pameran ini menjadi pionir dalam penyelenggaraan pameran internasional di industri air dan air limbah, pengelolaan dan daur ulang sampah, energi terbarukan dan elektrik, serta solusi kota cerdas di Indonesia.
"Sinergi ini menjadi wujud nyata komitmen kita semua untuk bersama-sama mendorong kemajuan sektor vital, yang menjadi fondasi pengembangan kota cerdas, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, dan masa depan Indonesia yang lebih baik," kata Managing Director PT Napindo Media Ashatama, Arya Seta, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Arya menjelaskan, pameran tahun ini menghadirkan lebih dari 611 peserta dari 26 negara, termasuk 12 paviliun nasional dari Austria, China, India, Jepang, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Swiss, Taiwan, Turki, dan Indonesia.
Hal ini mencerminkan pentingnya acara ini sebagai platform internasional untuk bertukar ide, teknologi, dan inovasi terkini. Ditargetkan, lebih dari 16 ribu pengunjung akan hadir dalam 3 hari penyelenggaran ke depan.
"Sehingga menjadi ajang pertemuan bisnis Sarana edukasi yang memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi, serta dapat menghadirkan insight yang sangat berharga," imbuhnya.
Sementara itu, Assistant Project Director PT Napindo Media Ashatama, Lisa Rusli, mengatakan selain sebagai ajang promosi pameran ini juga sebagai ajang edukasi untuk mencari solusi dari masing-masing sektor.
Baca Juga: Industrial Festival 2025 Jadi Ajang Pameran Dunia Kerja bagi Anak Muda
"Di kegiatan pameran ini kami menyiapkan solusi-solusinya. Jadi para industri, para profesional ataupun mungkin pemerintahannya sendiri, kalau misalkan memang membutuhkan informasi terkait bagaimana sih membuat satu solusi dari isu yang ada saat ini, ini jawabannya," jelas Lisa.
"Karena ketika pengunjung datang ke masing-masing stand, mereka akan diinformasikan, kemudian diedukasi produk saya seperti ini, kegunaannya seperti ini, cara penggunaannya seperti ini, dampaknya seperti ini. Itu adalah bagian dari edukasi, sosialisasi dan informasi," tambahnya.
Selain itu, Napindo juga menyediakan sarana B2B Matchmaking bagi para peserta, untuk mencapai kesepakatan bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 6Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 7Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 8Sejarah Pekan Antariksa Dunia: Mengapa Diperingati 4–10 Oktober?
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver








