1 Juli Ditetapkan Sebagai Hari Bhayangkara, Simak Sejarah dan Maknanya!

AKURAT.CO Tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara di Indonesia yang merupakan hari ulang tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
“Polri untuk Masyarakat” menjadi tema yang diangkat untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-79 pada tahun ini.
Hari Bhayangkara menandai momen penting dalam sejarah pembentukan Polri sebagai institusi kepolisian nasional yang bertanggung jawab langsung kepada negara.
Baca Juga: Kapolri Pastikan Puncak Hari Bhayangkara Digelar di Monas 1 Juli Nanti
Sejarah Hari Bhayangkara
-
Istilah “Bhayangkara” berasal dari pasukan pengawal Kerajaan Majahapahit yang dipimpin oleh Patih Gajah Mada yang bertugas melindungi raja dan kerajaan. Nama ini kemudian diadopsi sebagai identitas kepolisian Indonesia untuk menghormati sejarah dan tugas pengamanan negara.
-
Pada masa kolonial Belanda, kepolisian di Hindia Belanda terdiri dari berbagai jenis polisi yang sebagian besar dikendalikan oleh penjajah dengan pribumi hanya menduduki jabatan rendah. Selama pendudukan Jepang, wilayah kepolisian dibagi menjadi beberapa daerah, namun kepolisian tetap beroperasi termasuk saat proklamasi kemerdekaan.
-
Pasca kemerdekaan Indonesia, pada 19 Agustus 1945, dibentuk Badan Kepolisian Negara (BKN) dan Presiden Soekarno melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara.
-
Akhirnya, pada tanggal 1 Juli 1946 dengan Penetapan Pemerintah No. 11 Tahun 1946, Djawatan Kepolisian Negara bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri yang menandai berdirinya Polri sebagai institusi nasional yang mandiri. Sejak itulah, 1 Juli 1946 diperingati sebagai Hari Bhayangkara.
Dengan ini, Hari Bhayangkara bukan hanya sebagai perayaan ulang tahun Polri, tetapi juga sebagai momen introspeksi dan refleksi bagi anggota Polri untuk meningkatkan profesionaliasme, integritas, dan dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking 18 Gudang Polri dan Gudang Dryer Jagung
Polri diharapkan senantiasa melakukan transformasi untuk menjadi institusi yang semakin presisi dalam bertindak serta adaptif terhadap dinamika sosial dan teknologi.
Dengan semangat ini, Polri dapat terus menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis dan responsif.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya






