Jaga Kondusifitas, Pemerintah Disarankan Kembalikan 4 Pulau di Sumut ke Aceh

AKURAT.CO Wakil Sekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, menyarankan pemerintah agar 4 pulau yang dimasukkan ke Sumatera Utara, dikembalikan ke wilayah administrasi Provinsi Aceh.
Hal ini disampaikan Jansen dalam merespons Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 yang berpolemik.
Dalam keputusan tersebut, 4 pulau Aceh yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang (Besar), Pulau Mangkir Ketek (Kecil), dinyatakan masuk ke wilayah administrasi Sumatera Utara (Sumut).
Baca Juga: Pemindahan 4 Pulau Aceh ke Sumut Akan Timbulkan Disintegritas
"Melihat reaksi di publik beberapa hari ini, terkait 4 pulau yang diserahkan pemerintah pusat kepada Sumut, pulangkan kembali sajalah kepada Propinsi Aceh. Agar keadaan kembali kondusif," kata Jansen saat menyampaikan pendapatnya melalui X pribadinya @jansen_jsp, Minggu (15/6/2025).
Jansen khawatir, situasi akan semakin panas jika pemerintah tetap bersikukuh untuk memindahkan 4 pulau tersebut ke wilayah Sumut. Mengingat, saat ini sudah muncul reaksi yang bisa mengarah pada perpecahan.
"Karena semakin lama ini dibiarkan dan berlarut-larut akan semakin panas. Apalagi melihat koment-koment di medsos bisa membuat hal ini merembet jadi kemana-mana. Diluar soal urusan pulau," ujarnya.
Jansen mengingatkan, Aceh dan Sumut adalah dua provinsi yang bertetangga dekat. Di mana, masyarakat dari kedua wilayah juga banyak yang saling merantau dan membuka usaha di kedua wilayah.
Oleh karena itu, Jansen menekankan pentingnya bagi pemerintah untuk turut serta dalam menjaga kondusifitas di kedua wilayah.
Baca Juga: Mendagri Diminta Kaji Ulang Perubahan Status 4 Pulau, Perlu Libatkan DPR dan DPD
"Jangan sampai karena urusan yang sebenarnya tidak penting-penting amat ini, soal hubungan horizontal kemasyarakatan yang sudah baik selama ini malah jadi rusak dan konflik," ucap pria kelahriran Dairi, Sumut.
Dia pun mendukung penuh kesigapan DPR RI, yang langsung berkoordinasi dengan pemerintah terkait hal ini. Dia berharap, Presiden Prabowo Subianto bisa mengambil keputusan dengan baik.
"Sebagaimana disampaikan @bang_dasco kemarin, urusan ini sekarang langsung ditangani bapak Presiden @prabowo. Semoga masalah ini segera selesai, diputuskan dan diberikan kepastiannya," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






