Indra Singawinata Kembali Terpilih Jadi Sekjen APO, Perkuat Peran Strategis Indonesia di Asia Pasifik

AKURAT.CO Perwakilan Indonesia, Indra Pradana Singawinata, kembali mencatat sejarah setelah terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Sekretaris Jenderal Asian Productivity Organization (APO) untuk periode 2025–2028.
Pemilihan berlangsung dalam forum bergengsi APO Governing Body Meeting (GBM) yang digelar di Hotel St. Regis, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Indra berhasil meraih 16 suara dari total 20 suara, mengungguli kandidat lain yang berasal dari Korea Selatan dan Filipina.
Pemilihan berlangsung secara terbuka dan adil, mencerminkan kepercayaan besar negara-negara anggota terhadap kepemimpinan Indra.
Keberhasilan ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia, karena posisi Sekjen APO kini telah diemban oleh wakil Indonesia selama tiga periode berturut-turut: 2019–2022, 2022–2025, dan kini 2025–2028.
Indra menyatakan, amanah ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga simbol meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap kapasitas Indonesia dalam memimpin organisasi regional dan internasional.
“Posisi strategis ini memberikan nilai positif bagi Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa kita mampu menjadi motor penggerak produktivitas di kawasan Asia Pasifik,” ujar Indra usai pengumuman hasil pemilihan, Kamis (22/5/2025).
Dalam sambutannya, Indra menegaskan komitmennya untuk menjadikan APO sebagai organisasi yang semakin relevan, inklusif, dan berdampak nyata bagi negara-negara anggotanya.
“Saya akan bekerja sama dengan seluruh negara anggota untuk mewujudkan kawasan Asia Pasifik yang lebih sejahtera. Kami akan mengedepankan transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam seluruh aktivitas APO Secretariat,” jelasnya.
APO merupakan organisasi antar-pemerintah yang berfokus pada peningkatan produktivitas di kawasan Asia Pasifik melalui pelatihan, riset, dan kerja sama teknis antarnegara.
Dengan kembalinya Indra ke posisi puncak organisasi ini, Indonesia tak hanya memperkuat peran diplomasi teknisnya di kawasan, tetapi juga memperkokoh pijakan dalam membentuk agenda produktivitas masa depan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







