Serangan KKB di Yahukimo Tak Terkait Revisi UU TNI, Eddy Soeparno: Pengamanan Harus Ditingkatkan!

AKURAT.CO Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua, tidak ada kaitannya dengan pengesahan Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Menurut Eddy, aksi brutal KKB bukanlah fenomena baru dan telah terjadi berkali-kali sebelum revisi UU TNI dibahas.
“Saya kira tidak ada hubungannya. Sebelum pembahasan UU TNI, aksi penyerangan oleh KKB juga sudah sering terjadi di sana,” ujarnya di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Eddy menekankan pentingnya memperkuat sistem keamanan dan pertahanan di Papua untuk mencegah insiden serupa terulang.
Baca Juga: Gubernur dan Wagub Jakarta Salat Idulfitri di Masjid Fatahillah, Open House Ikut Instruksi Presiden
"Kita tidak boleh membiarkan serangan seperti ini terus terjadi, apalagi yang menjadi korban adalah tenaga kesehatan yang mengabdikan diri untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti dugaan bahwa aksi KKB berpotensi mengganggu stabilitas keamanan nasional, terutama terkait ancaman separatisme.
"Jika serangan ini mengarah pada ancaman separatis, maka baik TNI maupun Polri memiliki kewajiban untuk bertindak. Polri bertanggung jawab atas keamanan, sementara TNI berperan dalam pertahanan,” jelasnya.
Eddy pun mendesak aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan dan mengambil langkah tegas guna memastikan keselamatan masyarakat di Papua.
“Jangan sampai ada celah bagi kelompok bersenjata untuk terus melakukan aksi teror. Negara harus hadir untuk melindungi warganya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








