Ada Pelantikan Pejabat di Istana Sore Ini, Reshuffle Kabinet?

AKURAT.CO Beredar kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih pada hari ini (Rabu, 19/2/2025).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, juga mengatakan bahwa sore ini ada pelantikan sejumlah pejabat.
Namun, belum ada informasi lebih lanjut siapa saja pejabat yang akan dilantik hari ini.
Baca Juga: Tiga Pertimbangan Prabowo Sebelum Reshuffle Kabinet: Subjektivitas, Kinerja, dan Faktor Politik
"Nanti sore akan ada pelantikan beberapa pejabat," katanya saat dkonfirmasi wartawan.
Berdasarkan informasi yang beredar, salah satu anggota kabinet yang terkena reshuffle yaitu Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiksaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Satryo menjadi menteri yang sempat mendapat sorotan oleh publik karena bermasalah dengan para bawahannya. Dia diduga bersikap semena-mena dalam memimpin kementerian.
Baca Juga: Istana: Yang Paling Tahu Soal Reshuffle Kabinet Hanya Presiden Prabowo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








