Efisiensi Anggaran Diyakini Tak Berdampak ke Program Hilirisasi

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmudji, menilai efisiensi anggaran kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto tidak berdampak terhadap program hilirisasi untuk Indonesia Emas 2045.
Sebab, efisiensi anggaran merupakan pemangkasan dana yang dirasa tidak terlalu penting dalam pelaksanaan program di kementerian/lembaga.
"Saya pikir enggak (mengganggu program hilirisasi). Jadi efisiensi anggaran justru dilakukan untuk menarik anggaran-anggaran yang selama ini boros, tidak penting, tidak terlalu efektif, lalu tidak produktif, lalu ditarik untuk dialokasikan kembali ke sektor-sektor yang produktif yang bisa membantu kehidupan rakyat," ujar Sarmudji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/2/2025).
Baca Juga: Istana Akui Ada Kementerian Salah Tafsir Soal Inpres Efisiensi Anggaran
Sedangkan hilirisasi, tidak hanya menggunakan APBN saja, melainkan dari investasi serta bantuan biaya pihak swasta. "Dan hilirisasi ini bukan hanya mengandalkan APBN, hilirisasi ini kalau pembiayaannya justru sebagian besarnya nanti ditopang oleh investasi dan pembiayaan swasta lainnya," tutup Sarmudji.
Sebagai informasi, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah Indonesia sedang gencar melakukan efisiensi anggaran dalam skala besar.
Langkah ini diambil, untuk mengalokasikan dana ke program prioritas. Salah satunya, program makan siang gratis yang ditujukan bagi lebih dari 82 juta siswa dan ibu hamil.
Pemerintah menargetkan penghematan anggaran sebesar Rp306,69 triliun pada tahun ini. Upaya ini dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mengurangi perjalanan dinas, membatasi penggunaan alat tulis kantor, hingga menghemat penggunaan pendingin ruangan di kantor-kantor pemerintah.
Tujuan utama efisiensi ini adalah, mengalihkan dana ke sektor-sektor yang dianggap lebih strategis, seperti pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, serta pencapaian swasembada energi dan pangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







