Program Makan Bergizi Gratis Bawa Dampak Positif Bagi Pelajar

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hasan Nasbi, mengungkapkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan gizi dan perilaku sosial pelajar di Indonesia.
Selain memenuhi kebutuhan gizi anak, program ini juga membantu membentuk kebiasaan sosial yang positif.
Salah satu perubahan yang terlihat adalah kebiasaan mengantri di kalangan pelajar saat menerima paket makanan bergizi yang disediakan oleh sekolah.
“Di beberapa tempat, kita menemukan anak-anak belajar antri untuk mengambil makanan. Kalau tidak ada program ini, mungkin mereka tidak akan belajar antri, terutama di desa-desa,” kata Hasan dalam diskusi bertajuk “Bersama Mewujudkan Gizi Berkualitas untuk Generasi Emas Indonesia” yang diselenggarakan Forum Pemred Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025).
Baca Juga: Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Tanpa Gugatan ke MK Digelar 6 Februari 2025
Program MBG juga mendorong pelajar untuk membawa peralatan makan sendiri, serta memotivasi sekolah menyediakan fasilitas mencuci tangan.
“Anak-anak terbiasa membawa alat makan. Kalau lupa, mereka harus mencuci tangan terlebih dahulu, dan sekolah yang sebelumnya tidak memiliki fasilitas cuci tangan kini mulai menyediakannya,” jelas Hasan.
Lebih jauh, program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini turut meningkatkan kesukaan pelajar terhadap sayuran.
“Banyak anak yang sebelumnya tidak suka makan sayur kini mulai menyukainya, karena melihat teman-temannya makan sayur,” tambahnya.
Program MBG menjadi langkah strategis pemerintah dalam membangun generasi emas Indonesia yang sehat dan berkarakter.
Baca Juga: LHKPN Menpar Widiyanti Putri Tembus Rp5,4 Triliun, Berikut Rinciannya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









