Akurat

Prabowo Pantau dari Jauh Hari Pertama Distribusi Program Makan Bergizi Gratis

Paskalis Rubedanto | 6 Januari 2025, 14:46 WIB
Prabowo Pantau dari Jauh Hari Pertama Distribusi Program Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Pelaksanaan hari pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG), sudah berlangsung di 190 titik yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia. Pendistribusian pun sejauh ini dikabarkan berjalan lancar, karena turut dipantau oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Namun begitu, Presiden RI Prabowo Subianto selaku pencetus program ini, belum terlibat dalam distribusi hari pertama program MBG.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan Prabowo tengah memantau dari jauh perkembangannya melalui laporan dari para menteri atau lembaga yang bertugas.

Baca Juga: Wamensos Sebut Susu Tak Jadi Menu Harian Program Makan Bergizi Gratis

"Ya, beliau memantau dan beliau terus mengikuti perkembangan makan siang bergizi ini, dan beliau terus mendapatkan berbagai macam laporan dari berbagai macam daerah," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1/2025).

Ketua MPR RI ini juga bersyukur, akhirnya program ini bisa berjalan bahkan sebelum genap 100 hari kerja Prabowo sebagai Kepala Negara.

"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo yang mulai merealisasikan rencana ini, dan mudah-mudahan pelaksanaan ini bisa berjalan baik, lancar, tidak ada kendala," bebernya.

Dia juga berharap, program ini bisa terus berjalan dan melibatkan dan menguntungkan banyak pihak. Sehingga, bisa membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dan kami berharap mulai hari ini dan seterusnya bisa berjalan lancar sehingga makan bergizi bisa dilaksanakan makin luas, makin banyak, dan makin melibatkan siswa, anak-anak, termasuk para vendor yang makin banyak terlibat lagi," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.