Prabowo Akui Pilkada Banyak Makan Anggaran, Lebih Efisien Langsung Dipilih DPRD

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto, menyadari ada yang perlu diperbaiki dalam sistem perpolitikan di Tanah Air, terutama dalam proses pemilihan kepala daerah (pilkada).
Dia mengaku setuju dengan apa yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bahwa proses pemilihan kepala daerah di Indonesia terlalu mahal.
Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-60 Golkar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024).
"Menurut saya kita harus perbaiki sistem kita, dan kita tidak boleh malu untuk mengakui kemungkinan sistem ini terlalu mahal," kata Prabowo.
Baca Juga: RI 33 Mobil Siapa? Ternyata Ini Pengguna Plat Pejabat di Era Presiden Prabowo Subianto
Tidak hanya dirasakan oleh pihak yang kalah, Prabowo juga meyakini bahwa banyak pihak yang menang namun tetap merasakan lesu karena besarnya biaya yang dikeluarkan.
"Dan wajah yang menang pun saya lihat lesu juga. Yang menang lesu apalagi yang kalah. Kita harus berani mengoreksi diri," ucapnya.
Dia pun mencontohkan, apa yang dilakukan oleh sejumlah negara lain, di mana kepala daerah dipilih langsung oleh DPRD. Menurutnya, sistem seperti itu justru lebih efisien daripada sistem Pilkada yang berlangsung di Tanah Air saat ini.
"Saya lihat negara-negara tetengga kita efisien, Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, DPRD itu lah yang milih Gubernur, milih Bupati. Efisien nggak keluar duit," tuturnya.
Dia menilai, jika sistem pemilihan bisa dihemat, maka banyak anggaran juga yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa dan negara. "Uang bisa beri makan anak-anak kita, uang yang bisa perbaiki sekolah, uang yang bisa perbaiki irigasi," ucapnya.
Prabowo kemudian berkelakar, bahwa perubahan sistem tersebut bisa disepakati malam ini, karena hampir seluruh Ketua Umum Partai hadir dalam acara HUT Golkar ke-60.
"Ini sebetulnya banyak ketua umum ini, sebetulnya bisa kita putuskan malam ini juga, bagaimana?" candanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







