Menhan Dorong Reformasi Birokrasi Sektor Pertahanan: Kita Sudah Tertinggal 22 Tahun

AKURAT.CO Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengakui bahwa reformasi birokrasi pertahanan Indonesia sudah tertinggal selama lebih dari dua dekade. Untuk itu, saatnya Indonesia mengejar ketertinggalan dengan reformasi birokrasi.
"Saatnya Kementerian Pertahanan akan mulai untuk memproses reformasi birokrasi pertahanan negara. Di mana dari sistem pertahanan negara kita sudah tertinggal 22 tahun lamanya," kata Menhan saat rapat bersama Komisi I DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2024).
Dia menjelaskan, Kemenhan dan TNI saat ini belum melaksanakan reformasi birokrasi akibat dari intensitas pelaksanaan tugas negara yang sangat berat.
Baca Juga: LAN Gelar Dialog Strategis Laboratorium Reformasi Birokrasi
"Dan saya perlu laporkan kepada Komisi I yang terhormat, bahwa saatnya kita akan melakukan reformasi birokrasi pertahanan negara, agar supaya birokrasi pertahanan negara ini bisa mendapatkan perhatian dari Bapak-Bapak," jelasnya.
Dia pun menyinggung, bahwa hanya Kemenhan saja yang memiliki gerbong khusus, yakni TNI, dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga, TNI harus menjadi tanggung jawab bagi Kemenhan.
"Kementerian Pertahanan ini adalah satu-satunya kementerian yang mempunyai gerbong yang disebut Tentara Nasional Indonesia. Saya pikir ini adalah hal yang lex specialis dalam satu manajerial penyelenggara negara yang mungkin sangat memerlukan perhatian dari Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian," ucap Menhan.
Menurutnya, reformasi birokrasi ini nantinya diperuntukkan agar hal-hal pemeliharaan untuk prajurit bisa ditingkatkan, seperti tunjangan kinerja bagi seluruh prajurit TNI.
"Ini juga mempunyai implikasi yang sangat besar, baik di dalam rangka pemeliharaan dan perawatan personal kita, seperti contoh tunjangan kinerja yang kita sekarang terima, ini juga adalah salah satu faktor karena kita tidak memiliki parameter reformasi birokrasi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








