Hasan Nasbi: Kabinet Prabowo Bukan Gemuk, Tapi Lebih Fokus

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengatakan penambahan jumlah kementerian di pemerintahan Prabowo-Gibran bukan menjadi kabinet gemuk, namun jadi lebih fokus.
"Sebetulnya bukan kabinet gemuk, tapi kabinet yang jauh lebih fokus," kata Hasan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Antara, Senin (21/10/2024).
Dia menjelaskan, bertambahnya jumlah kementerian di era Prabowo diikuti dengan bertambahnya jumlah kementerian koordinator di kabinet. Menurutnya, kementerian koordinator itu nanti yang akan melakukan fungsi koordinasi.
"Tapi jangan salah paham, justru kementerian sekarang menjadi ramping," imbuhnya.
Dia menjelaskan, satu kementerian yang sebelumnya segara organisasi gemuk, saat ini dipisah dan menjadi ramping secara organisasi.
Baca Juga: Jadi Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Tak Lagi Jabat Wadanyonif Para Raider 328/Dirgahayu
"Jadi bukan kementerian gemuk. Kementerian yang badannya besar-besar, sekarang malah dipisah-pisah jadi ramping," ujarnya.
Dia mencontohkan Kementerian PUPR dipisah menjadi lebih fokus antara pekerjaan umum dengan perumahan rakyat. Begitu pula dengan Kementerian kehutanan yang dipisah dengan lingkungan hidup.
"Jadi ini nanti menurut saya sih akan jauh lebih efisien. Karena pekerjaan mereka jauh lebih fokus," terangnya.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi melantik menteri dan pejabat setingkat menteri, dalam susunan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029, di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan jajaran menteri berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 133/P Tahun 2024 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan dan menetapkan dan seterusnya. Kesatu, dan seterusnya, kedua mengangkat sebagai menteri negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029," kata Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretaris Negara Ninik Purwanti di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Selain 48 menteri, Presiden Prabowo juga melantik lima pejabat setingkat menteri, yakni Jaksa Agung, Kepala BIN, Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, dan Wakil Kepala Staf Kepresidenan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






