Korban PHK Meningkat, Mensos Kaji Pemberian Bansos Biar Tepat Sasaran

AKURAT.CO Kementerian Sosial mengaku punya banyak pekerjaan rumah untuk mengkaji strategi penyaluran bantuan sosial atau bansos.
Rencananya bansos akan segera diturunkan, mengingat semakin meningkatnya jumlah korban pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Kami sekarang lagi diskusi ya. Kami lagi mendalami meskipun APBN sudah diketok tapi kami ingin memastikan lagi sasaran-sasaran kita," ujar Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, di Jakarta, Rabu (2/10/2024).
Mensos akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah.
Untuk mencocokkan data korban PHK dan data keluarga yang berhak menerima bansos.
"Karena data itu dinamis sekali. Maka itu, kita perlu kerja sama dengan kabupaten/kota tentang dinamika yang terjadi di daerah," jelasnya.
Kendati demikian, Mensos memastikan bahwa saat ini angka kemiskinan ekstrem turun cukup signifikan.
"Sudah ada penurunan dari sebelumnya 9,22 persen pada 2019 menjadi 9,03 persen," demikian Mensos.
Baca Juga: MPR RI Periode 2024-2029 Resmi Tetapkan Sembilan Fraksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







