Akurat Logo

Persatuan Buruh Migran Indonesia Ajukan Tiga Nama Calon Kepala BP2MI di Kabinet Prabowo-Gibran

Arief Rachman | 17 September 2024, 21:00 WIB
Persatuan Buruh Migran Indonesia Ajukan Tiga Nama Calon Kepala BP2MI di Kabinet Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024, beberapa nama mulai beredar sebagai calon pengisi posisi strategis di kabinet baru, termasuk posisi Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Ketua Umum Persatuan Buruh Migran Indonesia, Bobby Anwar Ma’arif, menyampaikan harapannya agar Presiden terpilih Prabowo memilih sosok yang memahami persoalan buruh migran.

Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk membenahi carut-marut pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

“Sebagai aktivis, saya menghendaki agar Kepala BP2MI dipilih dari orang yang benar-benar paham persoalan PMI. Itu adalah modal utama dalam menyelesaikan berbagai masalah pelindungan pekerja migran," ujar Bobby, Selasa (17/9/2024).

Baca Juga: Profil Andre Taulany, Komedian yang Diisukan Dekat dengan Amanda Rigby hingga Ajak Nikah!

Bobby, yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), menyebutkan tiga nama yang menurutnya layak dipertimbangkan untuk posisi tersebut.

Nama-nama yang diajukan adalah Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant Care; Nurul Qoiriah, staf ASEAN Australian Counter Trafficking (AACT); dan Mardiansyah Semar, Ketua Umum Rampai Nusantara serta aktivis 98 yang pernah menjabat sebagai tenaga ahli di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Wahyu Susilo dan Nurul Qoiriah sangat paham dengan isu pekerja migran, sedangkan Mardiansyah memiliki pengalaman dalam menangani kasus-kasus buruh migran dan juga aktif mendukung Prabowo-Gibran saat pilpres kemarin,” kata Bobby.

Baca Juga: Susu Ikan di Program Makan Bergizi Gratis Bantu UMKM Berkembang dan Ciptakan Lapangan Kerja

Bobby menambahkan, kepala BP2MI sering kali berasal dari kalangan aktivis yang mendukung presiden terpilih, seperti Jumhur, Nusron, dan Benny Rhamdani di masa lalu.

Dengan demikian, menurutnya, Mardiansyah memiliki peluang lebih besar karena kedekatannya dengan Prabowo dan perannya sebagai Ketua Rampai Nusantara.

Selain nama-nama tersebut, Bobby menekankan pentingnya beberapa kriteria bagi calon Kepala BP2MI.

“Calon kepala BP2MI setidaknya harus memenuhi tiga kriteria. Pertama, dekat dengan Presiden. Kedua, memiliki hubungan baik dengan kepolisian, karena salah satu aspek pelindungan PMI adalah pelindungan hukum. Ketiga, dekat dengan organisasi buruh migran, karena tanpa mereka, pelaksanaan pelindungan pekerja migran akan sulit,” pungkas Bobby.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.