Pamitan di Hari Pengayoman ke-79, Yasonna Laoly Beri Pesan ke Jajaran Kemenkumham

AKURAT.CO Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna H. Laoly, berpamitan kepada seluruh jajarannya di Kementerian Hukum dan HAM, saat menjadi inspektur upacara Hari Pengayoman ke-79.
Tak lupa, dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, atas kerja keras dan kerja sama yang telah dilakukan selama dirinya menjabat.
"Secara pribadi dan sebagai Menteri Hukum dan HAM, for the last day (untuk hari terakhir), saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, atas kerja keras saudara-saudara, atas kerja sama yang saudara berikan, atas kolaborasi karena tidak mungkin menorehkan prestasi tanpa kolaborasi, tanpa dukungan dari saudara-saudara," kata Yasonna di Lapangan Upacara Kemenkumham, Jakarta, dikutip Antara, Senin (19/8/2024).
Baca Juga: Sah! Bahlil Lahadalia Jadi Menteri ESDM, Supratman Andi Jadi Menkumham
Di hadapan para pegawai dan direktur jenderal di lingkungan Kemenkumham serta jajaran mantan Menkumham yang hadir pada upacara tersebut, Yasonna menyampaikan permintaan maaf atas ketidaksempurnaan selama kepemimpinannya.
"Sebagai human being, sebagai insan pribadi, from the bottom of my heart (dari lubuk hati terdalam), I would like sincerely to ask you for forgiveness (saya meminta maaf kepada saudara) karena tidak mungkin, tidak pernah saya mengecewakan saudara, apalagi dalam rotasi yang terakhir ini, pastilah ada yang bersungut-sungut. Tapi saudara-saudara, rotasi dan mutasi adalah hal yang lumrah," ucapnya.
Pada kesempatan itu, dia juga bercerita bahwa dirinya telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berpamitan. Dia mengatakan bahwa Presiden Jokowi mengizinkannya untuk memimpin upacara Hari Pengayoman ini karena pelaksanaan upacara sebelum pelantikan Menkumham yang baru.
"Kemarin magrib, seusai salat Magrib, saya bertemu Presiden RI Jokowi. Beliau memanggil saya dan saya sampaikan, baru beliau pulang dari IKN. Saya sampaikan kepada beliau, 'Bapak Presiden, terima kasih atas kepercayaan, kesempatan, yang diberikan kepada saya untuk membantu Bapak sebagai Menteri Hukum dan HAM'," ucap Yasonna.
Menurutnya, jabatan adalah amanah sehingga tidak ada kesedihan di dalam pergantian jabatan kali ini. Dia berpesan kepada jajaran, untuk senantiasa memberikan kinerja yang terbaik bagi Kemenkumham. Menjadi kementerian yang terbaik, menurut dia, butuh komitmen dan kerja keras.
Dia menitipkan pesan agar Kemenkumham tetap mempertahankan prestasi yang telah diraih selama ini. Di samping itu, Yasonna ingin jajaran Kemenkumham untuk menyambut baik Menkumham yang baru.
"Saya meminta kepada saudara dukung beliau, berikan yang terbaik karena kita melihat institusi, ini bukan melihat personal. We want to have this big institution become the best institution in Indonesia (kita ingin institusi ini menjadi institusi terbaik). And it all depends on you, itu semua tergantung pada saudara-saudara," kata Yasonna.
Menutup sambutannya, dirinya akan melanjutkan pengabdiannya sebagai anggota DPR RI. Dia akan dilantik menjadi anggota dewan pada tanggal 1 Oktober mendatang.
"Dalam kapasitas saya sebagai dewan perwakilan rakyat, tentunya saya telah 10 tahun mengabdi di Kemenkumham, saya akan tetap memberi perhatian yang dekat pada Kemenkumham. All the best, thank you very much (semoga sukses, terima kasih banyak)," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Supratman Andi Atgas sebagai Menteri Hukum dan HAM di Istana Negara, Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








