Ketua DPD Tekankan Pentingnya Afirmatif Fiskal untuk Pemerataan Pembangunan Daerah Kepulauan dan Pesisir

AKURAT.CO Sebagai negara maritim, di mana sekitar 60 persen masyarakat hidup di pesisir, sudah seharusnya Indonesia memberikan fokus utama pada pembangunan di kawasan tersebut.
Oleh karenanya, Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, menekankan pentingnya afirmatif fiskal untuk pemerataan pembangunan daerah kepulauan dan pesisir.
"Afirmatif fiskal itu diperlukan, baik dari sisi keadilan fiskal dalam konteks transfer dari pemerintah pusat ke daerah kepulauan, maupun fokus perhatian pembangunan dan pemerataan di kawasan kepulauan dan pesisir," jelasnya, melalui keterangan resmi, Jumat (9/8/2024).
Menurut Ketua DPD, terjadi gap cukup tinggi dalam hal Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara daerah daratan dengan daerah kepulauan atau pesisir.
Baca Juga: Airlangga Bocorkan Bakal Cawagub untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta: Inisialnya 'S'
Bahkan beberapa daerah kepulauan, khususnya di wilayah Timur Indonesia dan daerah terluar
masih masuk dalam kategori tertinggal.
Karena itu, dalam RUU Daerah Kepulauan yang digulirkan, DPD memasukkan afirmatif fiskal.
Di mana, nantinya khusus untuk daerah kepulauan dan pesisir akan dilakukan pendekatan yang berbeda dengan daerah daratan.
Di sisi lain, RUU yang telah masuk prolegnas dimaksudkan untuk memperkuat posisi daerah kepulauan dan pesisir.
"RUU Daerah Kepulauan itu pada prinsipnya bertujuan untuk memastikan pemerataan pembangunan antara daerah berbasis daratan atau kontinental, dengan daerah berbasis kepulauan atau perairan," kata Ketua DPD.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Tiba di Tanah Air Sore Tadi, Gregoria Ingatkan Regenerasi Tunggal Putri
Kendati begitu, lanjutnya, upaya tersebut tentu saja membutuhkan dukungan dari pihak nonpemerintah, melalui inisiatif-inisiatif yang dapat mempercepat kemajuan dan mengentaskan kemiskinan, serta problematika yang timbul di wilayah kepulauan dan pesisir.
Salah satunya seperti yang sudah dilakukan CITASIA melalui program-program dalam Indonesia Smart City Nation Award (ISNA).
"Saya percaya dan meyakini, dengan pendekatan yang tepat wilayah pesisir Indonesia dapat menjadi contoh sukses dari integrasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan," ujar Ketua DPD.
Ia menambahkan, dengan teknologi yang tepat, wilayah pesisir dapat menjadi lebih tangguh dan adaptif terhadap berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim.
Baca Juga: PKS Bakal Tinggalkan Anies, PKB Respons dengan Guyon
"Sehingga tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional," jelas Ketua DPD.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






