Adik Korban Penganiayaan STIP Bakal Dapat Beasiswa dari Kemenhub

AKURAT.CO Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengunjungi keluarga korban senioritas di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Putu Satria Ananta Rustika, di Klungkung, Bali.
Dalam kunjungan tersebut, keluarga Putu Satria menyampaikan harapannya agar Kadek Ananta Pradnyaswari, adik kandung dari korban, bisa mendapat perhatian.
Budi menjelaskan, sudah tanggung jawab negara memberi perhatian ke keluarga korban, apalagi korban merupakan anak pertama yang masih memiliki dua adik yang menganggapnya sebagai figur panutan.
Baca Juga: Putus Rantai Kekerasan, Menhub Budi Percepat Pembenahan di STIP
Untuk itu, Kementerian Perhubungan akan menyiapkan bantuan pendidikan untuk adik korban. Sehingga, dia bisa menyelesaikan pendidikan, baik di Jakarta maupun di Bali.
"Rabu akan kami kirimkan surat kepada keluarga korban diketahui Pj Bupati Klungkung, dan ini merupakan suatu kewajiban saya atas nama menteri, tentu ini adalah tanggung jawab negara," kata Budi, di Bali, dikutip Antara, Kamis (9/5/2024).
Ibunda Putu Satria Ananta Rustika, yakni Nengah Rusmini menuturkan bahwa putrinya Kadek Ananta Pradnyaswari yang saat ini duduk di bangku kelas 2 SMA, memang sejak kecil mengikuti jejak kakaknya.
Baca Juga: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru dalam Kasus Penganiayaan Mahasiswa di STIP Jakarta
"Iya memang dia (Putu Satria) selalu figur panutan adik-adiknya, terus memantau adiknya, sering bilang dik ikut kakak ya seperti kakak pokoknya, kalau mau harus belajar ikut paskibra saja dulu biar mental sama fisiknya bisa," kata Nengah Rusmini.
Saat ini, keluarga korban belum menentukan ke arah mana Pradnyaswari akan melanjutkan sekolah kedinasan, sebab mereka masih fokus pada pengungkapan kasus yang terjadi pada Putu Satria.
"Rencananya kami minta di Bali saja, mudah-mudahan apa yang disampaikan tadi memang akan terwujud sesuai harapan keluarga kami, dan untuk kasus Rio (panggilan Putu Satria) saya mohon dukungan sehingga keluarga kami mendapat keadilan seadil-adilnya biar kematian anak saya tidak sia-sia," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







