Akurat Logo

Kesetaraan Gender di Legislatif Berjalan Lambat, Puan Maharani: Baru Akan Tercapai Tahun 2063

Atikah Umiyani | 7 Mei 2024, 15:57 WIB
Kesetaraan Gender di Legislatif Berjalan Lambat, Puan Maharani: Baru Akan Tercapai Tahun 2063

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani berbicara mengenai kesetaraan gender saat menghadiri pertemuan MIKTA Speakers’ Consultation ke-10 di Meksiko.

Puan menyuarakan dukungannya terhadap perempuan untuk menempati posisi-posisi strategis dalam pemerintahan maupun di setiap proses politik lainnya.
 
“Partisipasi dan kepemimpinan perempuan dalam proses politik adalah kunci untuk mencapai kemajuan suatu negara termasuk dalam demokrasi,” kata Puan melalui keterangannya, Selasa (7/5/2025).
 
 
Ia pun menyoroti bagaimana perempuan masih kurang terwakili di berbagai tingkat pengambilan keputusan, terutama di parlemen dunia yang peningkatannya baru sekitar 3 persen sejak 5 tahun lalu.
 
“Dengan tingkat kemajuan yang cenderung lambat ini, kesetaraan gender pada badan legislatif secara global baru akan tercapai pada tahun 2063. Karenanya saya mendorong kesetaraan gender, baik di parlemen dan pada berbagai institusi publik harus terus menjadi agenda prioritas global,” kata dia.
 
Menurut Puan, dorongan kesetaraan gender ini menjadi penting karena di tahun 2024 lebih dari 70 negara melaksanakan pemilihan umum. Artinya 50 persen penduduk dunia menggunakan hak pilihnya.
 
 
“Tahun 2024 dapat menjadi momentum bagi akselerasi kepemimpinan perempuan di dunia politik. Saya meyakini bahwa kepemimpinan perempuan dapat berkontribusi positif bagi kemajuan demokrasi,” ujarnya.
 
Puan juga mengingatkan, demokrasi tidak akan berkembang tanpa dukungan dan partisipasi politik perempuan. Menurutnya, kepemimpinan perempuan juga akan membuat berbagai kepentingan masyarakat lebih terwakili pada institusi publik.
 
“Keterwakilan perempuan di parlemen juga dapat memperkuat kualitas demokrasi, karena parlemen akan lebih responsif terhadap berbagai persoalan di masyarakat,” tukasnya.
 
 
Sebagai informasi, MIKTA merupakan gabungan negara-negara yang berposisi sebagai middle power atau kekuatan menengah. MIKTA Speakers’ Consultation adalah forum pertemuan konsultatif antara Ketua Parlemen negara Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.