Polisi Tetap Berlakukan Contraflow untuk Arus Balik Lebaran 2024, Ini Alasannya

AKURAT.CO Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menegaskan, pihaknya akan tetap menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow pada tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Sebab, penerapan contraflow sudah bersifat universal untuk menambah kapasitas ketika terjadinya kepadatan lalu lintas.
"Kita sudah melakukan beberapa pertemuan, kemudian minta pendapat ahli, terkait dengan penerapan contraflow. Pada prinsipnya, penerapan contraflow ini adalah universal. Artinya, di seluruh dunia ketika kapasitas jalan sudah tidak bisa, tidak bisa menampung volume yang ada, itu satu-satunya jalan untuk menambah kapasitas," kata Aan di Command Center KM 29 Tol Japek, Selasa (9/4/2024).
Baca Juga: Evaluasi Pasca Kecelakaan Tol Japek, Polisi Pasang Water Barrier Pembatas Saat Contraflow
Aan menambahkan, penambahan kapasitas atau lajur jalan menggunakan rekayasa lalin contraflow mutlak dilakukan. Sebab, jika dibiarkan akan terjadi stak.
"Kenapa harus ditambah kapasitas? Karena kalau itu dibiarkan akan terjadi stak. Kalau sudah stak, ini akan menimbulkan permasalahan baru. Tahu sendiri kalau di tol tidak bisa keluar, tidak bisa apa-apa. Kalau sudah stak, ya sudah," tambahnya.
"Ada yang kehabisan BBM. Artinya, nanti tidak bisa pakai AC, mungkin ada yang sakit, nggak bisa ke mana-mana. Ini pertimbangan kita," jelasnya.
Sebelumnya, telah terjadi kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang dan melibatkan 3 mobil di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (8/4/2024).
Penyelidikan pun terus dilakukan oleh pihak kepolisian dengan memanggil para saksi untuk dimintai keterangan. Tujuannya agar penyebab pasti dari kecelakaan tersebut semakin menemukan titik terang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah






