Akurat Logo

Karyawannya Viral Usai Meludahi Pengendara Lain, PT Kilang Pertamina Lakukan Investigasi

Paskalis Rubedanto | 7 April 2024, 22:00 WIB
Karyawannya Viral Usai Meludahi Pengendara Lain, PT Kilang Pertamina Lakukan Investigasi

AKURAT.CO PT Kilang Pertamina angkat suara usai karyawannya diduga meludahi seseorang usai kesal ditegur karena parkir sembarangan di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan kasus tersebut tengah diinvestigasi oleh pihaknya.

"Masih diinvestigasi di internal PT KPI," katanya saat dihubungi awak media, Minggu (7/4/2024).

Baca Juga: Bank BTN Terapkan Transformasi Human Capital Berbasis Cloud

Senada dengan Fadjar, akun X atau Twitter milik PT Pertamina, juga mengatakan saat ini PT Pertamina tengah melakukan investigasi.

PT Pertamina juga menegaskan tidak akan membiarkan segala bentuk tindak kekerasan yang bertentangan dengan hukum.

"Terima kasih atas laporannya Sobat, saat ini Pertamina tengah melakukan investigasi internal, dan akan memproses sesuai ketentuan perusahaan. Pertamina tidak mentolerir segala tindakan pekerjanya yang bertentangan dengan Hukum dan Etika. Pertamina memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kejadian ini," tulis akun @pertamina, dikutip Minggu (7/4/2024).

Baca Juga: Imbas Dibukanya Tol Samboja, Pj Gubernur Kaltim: Penyeberangan Kariangau Terkendali

Sebelumnya, beredar sebuah video mobil berwarna hitam berhenti sembarangan di tengah jalan. Sopir mobil tersebut turun dari mobilnya dan membeli makanan ke pedagang kaki lima (PKL) yang ada di lokasi.

Aksi tersebut diprotes oleh pemobil lain yang juga perekam video. Sebab, hal itu membuat arus lalu lintas tersendat. Terlihat juga di lokasi antrean kendaraan baik roda dua ataupun roda empat.

Perekam video tampak menegur pemobil tersebut untuk memindahkan kendaraannya. Dalam video tersebut, sang pemobil malah merespons dengan meludah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.