Akurat Logo

Ganjar-Imin Kompak Wanti-wanti NU, Netralitas Harga Mati

Roni Anggara | 23 Januari 2024, 17:33 WIB
Ganjar-Imin Kompak Wanti-wanti NU, Netralitas Harga Mati

AKURAT.CO Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, dan cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, kompak mewanti-wanti ormas keagamaan terbesar di Indonesia, yakni PBNU, untuk bersikap netral. Keduanya merespons kabar mobilisasi internal NU untuk memenangkan Prabowo-Gibran.

Ganjar optimistis, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menjaga kehormatan organisasi dengan memastikan struktural tidak terlibat politik praktis. Sekalipun kader NU tersebar di banyak tempat, secara struktur organisasi tak berlebihan untuk menjaga netralitas.

"Saya kenal dengan beliau. Beliau bisa menempatkan netralitasnya. Kalau kader NU ada dimana-mana, punya pilihan itu sudah sunatullahnya begitu," kata Ganjar, di Salatiga, Jateng, Selasa (23/1/2024).

Baca Juga: Bantah Ragukan Identitas NU, Cak Imin: Perasaan Saya Gak Pernah Ngomongin Bu Khofifah

Dirinya berharap, Gus Yahya mampu menjaga netralitas NU. "Saya yakin PBNU dapat menjaga netralitas dengan sepenuh hati dan sejujur-jujurnya," ujarnya.

Secara terpisah, Cak Imin juga mengingatkan agar PBNU menjaga netralitas, agar tidak ditinggal warga Nahdliyin. Imin yang juga kader tak rela NU kehilangan kepercayaan dari publik.

“Ya itu kalau benar dilakukan itu mendelegitimasi dirinya sendiri," kata Imin, di Bogor.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.