Terima Gelar Doktor Kehormatan, Megawati Boyong Keluarga Ke Malaysia

AKURAT.CO Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri berangkat ke Malaysia untuk menerima anugerah doktor honoris causa (HC), dari Universitas Tunku Abdul Rahman (UTAR). Mega memboyong anak dan cucu untuk menerima gelar doktor kehormatan.
Mega bertolak ke Negeri Jiran tak lama PDIP menuntaskan Rakernas IV yang digelar selama 29 September-1 Oktober 2023, di JIExpo, Kemayoran. Mega menuju Malaysia didampingi dua anaknya, M Rizki Pratama dan Puan Maharani serta cucu-cucu.
"Usai penutupan Rakernas IV, Ibu Megawati tiba di Malaysia untuk dua kegiatan utama yakni menerima gelar doktor kehormatan dari Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) dan bertemu dengan PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, (2/10/2023).
Baca Juga: Kaesang Akan Temui Megawati, Gerindra Tetap Optimis PSI Dukung Prabowo
Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dan Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian juga akan menghadiri acara penganugerahan kepada Presiden ke-5 RI ini. Anugerah dari UTAR menambah deretan doktor kehormatan yang diterima Mega.
"Ini menjadi gelar doktor kehormatan ke-10 bagi Ibu Megawati. Mas Tatam (sapaan M. Rizki Pratama) dan Mbak Puan (panggilan akrab Puan Maharani) serta cucu Ibu Megawati turut ikut," ucap Hasto.
Baca Juga: Megawati: Tidak Bisa Tiba-tiba Jadi Ketum, Sindir Kaesang?
Selain keluarga, sejumlah politisi PDIP ikut mendampingi Mega ke Malaysia antara lain Diah Pitaloka, Charles Honoris dan Mufti Aimah Nurul Anam.
"Penganugerahan gelar doktor kehormatan ini merupakan pengakuan atas kontribusi Ibu Megawati di bidang sosial, pendidikan, inovasi dan penelitian," tambah Hasto.
Baca Juga: Jokowi Disebut Cuma Petugas Partai, Megawati: Saya Juga Sama
PDIP, kata Hasto, ikut bangga dengan rencana pemberian gelar doktor ke-10 kepada Mega. Hal ini menandakan kontribusi Mega diakui oleh dunia global.
"Ibu Megawati memang memberikan perhatian yang menyangkut sosial, pendidikan, inovasi dan penelitian. Lahirnya lembaga Badan Riset dan Inovasi Nasional adalah hasil diskusi panjang Ibu Megawati dan Presiden Jokowi. Ibu Megawati sering berdiskusi dengan Presiden Jokowi mengenai permasalahan bangsa dan negara, salah satunya soal penelitian atau research, serta penuntasan stunting," urai Hasto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional




