Akurat Logo

Miris, Kasus Bullying Di Indonesia Tertinggi Kelima Di Dunia

| 6 Juli 2023, 12:30 WIB
Miris, Kasus Bullying Di Indonesia Tertinggi Kelima Di Dunia

AKURAT.CO Mengutip studi Programme for International Student Assessment (PISA), Indonesia termasuk negara dengan kasus bullying terbanyak kelima di dunia. Kasus Bullying di Indonesia sebanyak 41 persen pelajar berusia 15 tahun dalam satu bulan.

Indonesia berada di posisi kelima tertinggi  dari 78 negara sebagai negara yang paling banyak murid mengalami kasus bullying.

Menurut Ketua Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, pihaknya menemukan setidaknya 12 kasus bullying sejak Januari hingga Mei 2023.

Baru-baru ini juga Indonesia dihebohkan dengan kasus seorang siswa SMP di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Ia menjadi sorotan usai diketahui membakar sekolahnya, pada Juni. Kabarnya, siswa tersebut melakukan hal itu karena ia menjadi korban bullying.

Di sisi lain, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerangkan bahwa kasus perundungan yang ditangani KPAI terhadap anak-anak paling banyak didominasi oleh siswa Sekolah Dasar.

United Nation International Children’s Emergency Fund (UNICEF) mencatat bahwa Indonesia memiliki persentase lebih tinggi terkait kekerasan anak. Jika dibandingkan negara Asia lainnya seperti Vietnam, Nepal maupun Kamboja, Indonesia menempati posisi yang lebih tinggi.

Data Kasus Bullying di Indonesia

Jenis bullying Proporsi pelajar 15 tahun yang mengalami bullying dalam satu bulan
Dipukul atau disuruh-suruh dengan murid lain 18 persen
Murid lain mengambil atau menghancurkan barang kepunyaan  22 persen
Pengancaman oleh murid lain 14 persen
Pengejekan oleh murid lain 22 persen
Mengucilkan dengan sengaja 19 persen
Murid lain memfitnah atau menyebarkan rumor yang tidak baik 20 persen

Kasus bullying di Indonesia seolah mengakar dan tidak ada ujungnya, khususnya di lingkungan sekolah. Untuk menekankan kasus bullying di Indonesia diperlukan kerja sama antara orang tua, guru, masyarakat dan juga pihak sekolah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.