Ray Rangkuti Apresiasi Kejagung Tetapkan Dirut Perusahaan Suami Puan Tersangka

AKURAT.CO, Direktur Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti mengapresi langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menetapkan Direktur Utama Basis Utama Prima (BUP), yang merupakan perusahaan milik suami Puan Maharani, Yusrizki, sebagai tersangka dugaan korupsi BTS Kominfo. Kejagung masih harus bekerja keras dalam mengusut keterlibatan pihak lain.
Ray Rangkuti mengatakan jika dilihat dari nilai kerugian negara yang mencapai Rp.8,3 triliun, dirinya tidak yakin kalau hanya melibatkan orang per orang. “Masak iya dana sebesar itu dimakan hanya orang per orang,” kata Rangkuti, Ahad (18/6/2023).
Dengan pihak yang sudah ditetapkan tersangka baru sekitar 10 orang, jika dipukul rata maka masing-masing bisa mendapat Rp800 miliar.
“Tidak masuk akal kalau dana sebesar itu dimakan sendiri. Lalu kemana uang itu?” ungkap Ray Rangkuti.
Kejaksaan harus bekerja keras untuk mengawal pertanyaan publik akan hal seperti ini. “Apa iya dana sebesar itu hanya berhenti di orang per orang itu. Apa tidak ada pihak lain yang lebih besar (berkuasa) yang menerima dana itu lebih besar dari mereka,” kata Ray Rangkuti.
Dicontohkannya, Kejaksaan juga harus menelusuri apakah dana BTS ini selain mengalir ke dirut perusahaan apakah juga mengalir ke perusahaan, mengalir ke menteri, mengalir ke parpol, dan sebagainya.
“Kultur korupsi di Indonesia itukan berjamaah, bisa mengalir ke mana-mana,” ungkap dia.
Meski demikian, Ray Rangkuti tetap mengapresiasi keberanian yang dilakukan Kejaksaan. “Sekarang sudah hebat, mana pernah dalam sejarah kejaksaan menetapkan menteri sebagai tersangka korupsi,” kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



