Terhindar Dari Penipuan, LPS: Tingkatkan Literasi Keuangan Dan Jangan Berikan Data Pribadi Kepada Siapa Pun!

AKURAT.CO, Kepala Tim Komunikasi Publik Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS, Anggia Raniardhy berkomitmen untuk terus melakukan penjaminan terhadap simpanan nasabah di seluruh bank yang ada di Indonesia.
Kemudian, Anggia akan terus menjaga stabilitas atau kondisi dari sistem perbankan di tanah air.
"Jadi, LPS berkomitmen menjaga simpanan nasabah di bank, seperti tabungan, deposito, dan giro," ujar Anggia dalam kegiatan Akurat Goes To Campus di Universitas Pancasila, Kamis (8/6/2023).
"Kami, LPS juga turut menjaga stabilitas sistem perbankan di Indonesia, dengan bersinergi untuk menjaga sistem perbankan di Indonesia agar tetap baik dan stabil," sambungnya.
Selain itu, Anggia juga turut menyoroti maraknya kasus penipuan atau scaming yang terjadi di Indonesia.
Menurut Anggia, LPS kerap kali mendapat laporan atau aduan dari masyarakat yang merasa tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu, Anggia mengatakan bahwa kita harus meningkatkan literasi keuangan dan mengamankan simpanan di bank agar tetap terjamin dan aman.
"Dengan literasi keuangan yang baik, maka kita dapat terhindar dari segala bentuk penipuan, seperti investasi bodong, skema ponzi, monkey business, dan lain-lain," katanya.
Lebih lanjut, Anggia juga memberikan sejumlah cara atau kiat-kiat untuk mengamankan simpanan di bank.
Yang pertama, nasabah dinilai harus rutin melakukan pengecekan saldo tabungan atau mutasi rekening. Kemudian, lindungi data pribadi seperti pin ATM, user id, dan kode OTP yang dimiliki.
"Dan tentang penipuan, jangan pernah memberikan data pribadi kepada siapa pun, maupun via telepon atau via WhatsApp, seperti kode, pin, atau nama ibu kandung," tegasnya.
Lalu, nasabah juga diimbau untuk melakukan penggantian pin atau password ATM secara berkala.
Tak hanya itu, nasabah juga harus memastikan bahwa simpanannya telah memenuhi syarat 3T dari LPS di bank.
Adapun syarat 3T dari LPS diantaranya tercatat pada pembukuan bank, tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dan tidak terindikasi melakukan fraud atau terbukti melakukan tindak pidana di sektor perbankan.
Diketahui, kegiatan Akurat Goes To Campus ini dapat terselenggarakan berkat adanya dukungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perusahaan Listrik Negara (PLN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Moestopo Beragama, UPN Veteran Jakarta, dan Universitas Pancasila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia



