Akurat Logo

Keren! Inilah 7 Jenis Batik Yang Ada Di Indonesia

| 15 Februari 2023, 21:18 WIB
Keren! Inilah 7 Jenis Batik Yang Ada Di Indonesia

AKURAT.CO, Awalnya, batik diidentikkan sebagai kain tradisional Nusantara.

Batik adalah kerajinan asli yang banyak ditemui di berbagai wilayah Indonesia, seperti Solo, Cirebon, Yogyakarta, Tasikmalaya, Pekalongan, dan Madura.

Di daerah Kalimantan dan Sumatera juga terdapat batik yang tak kalah indah dan mempunyai nilai budaya yang tinggi. Setidaknya, batik yang ada di Indonesia memiliki  corak yang menggambarkan ciri khas setiap daerah.

Batik juga merupakan salah satu national branding Indonesia pada dunia. Sejak 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, UNESCO telah menetapkan batik sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Batik mulai dikenal dunia sejak terbitnya The History of Java karya Thomas Stamford Raffles di tahun 1817. 

Batik di Indonesia sangat banyak macamnya dan memiliki ciri khas masing-masing di setiap daerahnya.

Mengutip dari berbagai sumber pada (15/2/2023), inilah berbagai macam batik yang ada di Indonesia:

1. Batik Parang

Ilustrasi Batik Parang (Pinterest)

Di Jawa Barat, motif Batik Parang bernama parang klitik.

Di Jawa Tengah terdapat parang slobog. Di Jawa Timur terdapat dua jenis batik Parang yaitu parang barong dan parang rusak.

Parang sebenarnya berasal dari kata pereng yang berarti miring. Hampir di seluruh provinsi pulau Jawa memiliki motif batik ini.

2. Batik Lasem Rembang

Ilustrasi Batik Lasem (Pinterest)

Batik ini berbeda dari motif daerah pesisir lainnya.

Motif ini memiliki warna yang mencolok. Selain itu juga memiliki gaya perpaduan yang selaras antara gaya China dengan Jawa.

Batik ini merupakan perpaduan dan hasil akulturasi dua budaya. Batik Lasem cenderung didominasi dengan warna merah yang kental dengan nuansa China, diyakini corak China ini didapat saat kedatangan Laksamana Cheng Ho.

3. Batik Megamendung

Ilustrasi Batik Megamendung (Pinterest)

Motif batik ini merupakan batik khas Cirebon. Sudah banyak yang memakai corak megamendung untuk berbagai kolaborasi bukan hanya di kain saja namun, seperti pada  peralatan, sepatu, tas dan lain sebagainya.

Warna-warna mencolok batik ini diantaranya merah tua, biru, ungu dan hijau tua.

Batik ini dikenali karena memiliki corak cerah.

4. Batik Priangan Tasikmalaya

Ilustrasi Batik Tasikmalaya Priangan (Pinterest)

Batik Priangan Tasikmalaya terkenal dengan ciri khasnya yang memiliki corak rapi, rapat dan berkelas.

Corak dalam batik ini menggambarkan kesan terbuka, pluralis, serta imut selaras dengan cirta wanita sunda dan semangat kesederhanaan. 

5. Batik Gentongan dari Madura

Ilustrasi Batik Gentongan Madura (batiqmadura.com)

Motif abstrak sederhana yang ada dalam batik ini menjadi pembeda dari batik yang lain.

Batik Gentongan pada mulanya diambil dari kata gentong yang berarti tempat dimana kain batik dicelupkan untuk memberi warna. Warna dari batik ini cukup mencolok seperti, kuning, hijau, ungu dan merah.

6. Batik Tambal Yogyakarta

Ilustrasi Batik Tambal Yogyakarta (Pinterest)

Pada zaman dahulu, orang-orang percaya bahwa kain dapat membantu orang yang sakit. Caranya sederhana yaitu dengan menyelimuti orang sakit tersebut dengan menggunakan kain motif tambal ini.

Motif tambal sesuai dengan namanya, yang berarti menambal sesuatu atau memperbaiki yang telah rusak yaitu orang yang sakit.

7. Batik Sogan Solo

Ilustrasi Batik Motif Sogan (Pinterest).

Dulunya batik ini hanya digunakan oleh raja-raja Jawa khususnya keluarga Keraton Kesultanan Solo. Batik ini umumnya berwarna coklat, karena dipakai untuk kalangan terpandang batik ini pun cukup dikenal oleh masyarakat Jawa.Aksen dari batik ini banyak terdiri dari bunga-bunga, titik, dan garis lengkung. Namun, sekarang batik ini sudah bisa dipakai untuk semua kalangan.

Inilah berbagai batik yang ada di Indonesia. Batik sudah menjadi identitas warga Indonesia dan menjadi ciri khas bangsa, dengan ini semua warga negara wajib untuk melestarikannya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.